Puti Bacakan Puisi Bung Karno Saat Pengambilan Nomor Urut Pilkada Jatim - Kompas.com

Puti Bacakan Puisi Bung Karno Saat Pengambilan Nomor Urut Pilkada Jatim

Kompas.com - 13/02/2018, 20:04 WIB
Gus Ipul dan Puti Soekarno mendapatkan nomor urut 2 di Pilkada JatimKOMPAS.com/Achmad Faizal Gus Ipul dan Puti Soekarno mendapatkan nomor urut 2 di Pilkada Jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno membacakan puisi Bung Karno, kakeknya, dalam forum pengambilan nomor urut pasangan Pilkada Jatim 2018, Selasa (12/2/2018).

Puisi yang dibacakan adalah puisi yang termuat dalam buku "Sarinah" karangan Bung Karno.

Puti menyampaikan puisi itu saat dia dan Gus Ipul diberi waktu untuk menyampaikan orasi politiknya di depan forum. Puti mengadopsi puisi kakeknya tersebut ke dalam konteks Pilkada Jatim, di mana dirinya maju sebagai cawagub mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

(Baca juga: "Enggak Nyangka Pak Jokowi Mau Datang ke Pernikahan Anak Saya...")

Berikut puisi yang dibacakan Puti Soekarno :

"Kami berdua bagai kepak sayap burung garuda

Yang kanan dan yang kiri

Ketika kami berdua mengepakkan dengan kuatnya

Maka kami bisa terbang setinggi-tingginya

Menukik, menyentuh rakyat Jawa Timur

Sayap kami berdua, akan mengayomi rakyat Jawa Timur

Sehingga kemenangan kami berdua, kami yakinkan adalah kemenangan untuk seluruh rakyat Jawa Timur

Maka itu, "Kabeh Sedulur Kabeh Makmur" ucap Puti menyelesaikan puisinya.

Saat menyatakan sajak “kami berdua”, Puti Soekarno mengangkat dua jarinya, yang menandakan bahwa dirinya dan Gus Ipul yang diusung PKB, PDIP, PKS, dan Partai Gerindra di Pilkada Jatim mendapatkan nomor urut 2.

“Mohon doa dan restu dari rakyat Jawa Timur untuk kami berdua, Gus Ipul dan saya. Semoga kemenangan kami kelak adalah kemenangan rakyat Jawa Timur,” ucap Puti menutup pembacaan puisinya.

(Baca juga: Tak Lolos Pilkada Sumut, JR Saragih Pun Menangis...)

Dalam forum itu, pasangan Khofifah Indar Parawansah - Emil Elistyanto Dardak yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, dan Partai Hanura mendapatkan nomor urut 1.

 

 

Kompas TV Tak semua langkah pasangan calon kepala daerah yang maju di Pilkada Serentak 2018 berjalan mulus.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X