13 Pengungsi Gunung Agung Meninggal Dunia - Kompas.com

13 Pengungsi Gunung Agung Meninggal Dunia

Kontributor Bali, Robinson Gamar
Kompas.com - 08/10/2017, 13:47 WIB
Pengungsi Gunung Agung berada di atas kendaraan menuju tempat penampungan setelah terjadinya gempa susulan akibat aktivitas gunung tersebut di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (23/9). Sejak Jumat (22/9) malam status Gunung Agung dinaikkan dari siaga ke awas menyebabkan ribuan warga kembali mengungsi dan sempat menyebabkan kepanikan. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana Pengungsi Gunung Agung berada di atas kendaraan menuju tempat penampungan setelah terjadinya gempa susulan akibat aktivitas gunung tersebut di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (23/9). Sejak Jumat (22/9) malam status Gunung Agung dinaikkan dari siaga ke awas menyebabkan ribuan warga kembali mengungsi dan sempat menyebabkan kepanikan.


KARANGASEM, KOMPAS.com -
Kepala Pelaksana BPB Klungkung Putu Widiada mengatakan 13 pengugsi gunung Agung meninggal dunia, 12 orang di antaranya meninggal saat dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Klungkung.

Adapun seorang pengung lain meninggal karena mengidap kanker stadium 4.

"Sampai saat ini pengungsi yang meninggal 13 orang, langsung kami antar ke desa asal masing-masing," kata Widiada, Minggu (8/10/2017).

(baca: Hujan Picu Munculnya Asap Setinggi 1.500 Meter di Gunung Agung)

Pengungsi tersebut, kata Widiada, meninggal dalam rentang waktu 15 hari setelah gelombang pengungsian meningkat tajam.

Mereka yang meninggal rata-rata sudah berusia tua, sedangkan pengungsi yang meniggal karena kanker masih berusia 35 tahun.

Menurut Widiada, rata-rata pengungsi yang sakit mengidap gangguan saluran pernafasan, stres, dan kelelahan kelelahan.

"Kalau lihat laporan kesehatan umumnya gangguan saluran pernafasan atas dan kelelahan, katanya biasa terjadi," ujarnya.

Untuk diketahui, gunung Agung terletak di Kabupaten Karangasem, tapi sebagian besar warga sekitar mengungsi ke Klungkung karena jaraknya lebih dekat dan aksesnya lebih mudah.

Hingga Sabtu (7/9/2017), terhitung 18.848 pengungsi berada di Kabupaten Klungkung dan menyebar di 122 titik.

Kompas TV Sebelumnya, air hujan dikhawatirkan dapat menyebabkan letusan freaktik.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bali, Robinson Gamar
EditorIndra Akuntono
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM