Siswa SD Kedapatan Mengisap Vape yang Berisi Cairan Susu - Kompas.com

Siswa SD Kedapatan Mengisap Vape yang Berisi Cairan Susu

Kontributor Malang, Andi Hartik
Kompas.com - 13/09/2017, 21:31 WIB
Salah seorang anggota polisi saat melakukan pembinaan setelah ada sejumlah siswa SD di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kedapatan menghirup VapeDok. Kapolsek Singosari Salah seorang anggota polisi saat melakukan pembinaan setelah ada sejumlah siswa SD di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kedapatan menghirup Vape

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, kedapatan mengisap vape di belakang sekolahnya, Selasa (12/9/2017).

Kapolsek Singosari Kompol Wachid Arifiani mengatakan, kelakuan siswa itu awalnya diketahui oleh gurunya. Kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pembinaan.

Awalnya, cairan yang dihirup siswa menggunakan vape itu diduga bahan kimia. Namun setelah diperiksa, cairan itu merupakan cairan susu.

"Diduga bahan kimia yang dihirup. Namun setelah kita sita barang buktinya hanya berupa air susu yang dimasukkan dalam botol bekas vape ditutup kapas lalu dinyalakan lalu dihirup. Namun kebiasaan anak tersebut merokok kalau tidak ketahuan," katanya kepada Kompas.com, Rabu (13/9/2017).

Dikatakan Wachid, secara medis cairan itu tidak berbahaya. Tapi, memanfaatkan vape dan menghirupnya akan menjadi kebiasaan buruk bagi siswa.

"Seperti nggak (bahaya). Cuma mungkin memanfaatkan botol bekas vape aja nyari sisa- sisanya," jelasnya.

Baca juga: 35 Orang Dirawat di Kendari Diduga Korban Narkoba Mirip Flakka

Pihaknya sudah membina para siswa yang kedapatan menghirup vape itu. Setiap orangtua siswa itu juga sudah dipanggil supaya lebih waspada dalam menjaga anak-anaknya.

Wachid mengatakan, para siswa itu mengaku terpengaruh lingkungan di sekitarnya sehingga nekat menghirup vape.

"Mereka pada menyadari atas kenakalannya karena pengaruh anak-anak punk," jelasnya.

Para siswa itu juga berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Selanjutnya, untuk menghindari kejadian serupa, setiap anggota kepolisian diminta untuk rutin mendatangi sekolah dan membina para siswa.

Baca juga: Seorang Pelajar Tewas Usai Konsumsi Obat, 13 Lainnya Dilarikan ke RSJ

"Selanjutnya kita lakukan pembinaan ke sekolah-sekolah melalui upacara, anggota bertindak selaku pembina upacara," jelasnya.

Kompas TV Sebuah rumah indekos di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (24/3) malam menjadi sasaran razia narkoba oleh petugas BNN.

PenulisKontributor Malang, Andi Hartik
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM