35 Orang Dirawat di Kendari Diduga Korban Narkoba Mirip Flakka - Kompas.com

35 Orang Dirawat di Kendari Diduga Korban Narkoba Mirip Flakka

Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Kompas.com - 13/09/2017, 15:36 WIB
Salah satu korban konsumsi penyalahgunaan obat masih berdatangan di RSJ Kendari.(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI Salah satu korban konsumsi penyalahgunaan obat masih berdatangan di RSJ Kendari.(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)

KENDARI, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Murniati mengungkapkan bahwa kasus penyalahgunaan obat yang terjadi di Kendari masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

Hingga saat ini, pihak BNN Kendari mencatat sudah ada 35 orang yang dirawat di beberapa Rumah Sakit dalam kota Kendari, dan diperkirakan akan ada lagi korban yang mendatangi rumah sakit. Satu orang di antaranya yakni siswa sekolah dasar telah meninggal.

“Peristiwa ini merupakan kejadian luar biasa atau KLB karena kejadian ini merupakan yang pertama kalinya di Kota Kendari,” ungkap Murniati di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Rabu (13/9/2017).

Dari beberapa pasien yang dirawat di beberapa rumah, ada di antaranya memiliki kesamaan ciri-ciri fisik berupa luka di bagian tubuhnya. Di rumah sakit Bhayangkara Kendari, lanjut Murni, ada tiga anak yang tidak sadarkan diri dan penuh luka di tubuhnya.

Baca juga: Seorang Pelajar Tewas Usai Konsumsi Obat, 13 Lainnya Dilarikan ke RSJ

"Mirip-mirip flakka yang mereka konsumsi, di-mixed barang baru. Sudah disebarkan dan ini barang baru dua hari masuk dan mereka racik sendiri, bukan pabrik yang resmi, abal-abal. Informasi yang kami dapat anak SMP 17m cairan itu dicampur dalam minum ale-ale, sampai sekarang masih mabuk," ucapnya.

Untuk anak SD kelas 6 yang meninggal itu diberikan sama tantenya. Sementara saat ini, tante dari anak tersebut masih Sakau.

Sebelumnya, puluhan orang termasuk di antaranya remaja dan pelajar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/9/2017) dilarikan ke beberapa rumah sakit di wilayah itu, lantaran mengalami gangguan mental usai mengonsumsi obat- obatan yang belum diketahui jenisnya.

Seorang korban yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dilaporkan meninggal. Sebanyak 13 orang dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari dan dirawat di Unit Gawat Darurat. 

Kompas TV BNN dan TNI Ungkap Penyeludupan 10,39 Kilogram Sabu

PenulisKontributor Kendari, Kiki Andi Pati
EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM