Bocah 6 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Kolam - Kompas.com

Bocah 6 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Kolam

Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Kompas.com - 19/05/2017, 21:54 WIB
THINKSTOCK.COM Ilustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Nasib nahas menimpa Eldat Taloan (6). Bocah yang merupakan murid PAUD Diaspora itu, tenggelam di Kolam Batu Nona, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat sedang berenang bersama teman-temannya.

Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Lima, AKP Basit Algadri mengatakan, Eldat dan puluhan teman temannya berenang di kolam bersama orangtua dan para pengajar mereka. Eldat sendiri ditemani oleh kerabatnya Marten Ano.

Kejadian itu lanjut Basit, bermula ketika Eldat yang didampingi Marten, pergi untuk mengikuti kegiatan piknik yang diselenggarakan oleh pihak PAUD Diaspora, di pantai Batu Nona.

"Kegiatan piknik itu diikuti oleh seluruh murid PAUD ( 20 murid), yang didampingj oleh orangtua masing-masing serta para Guru PAUD," kata Basit kepada Kompas.com, Jumat (19/5/2017) malam.

Saat tiba di pantai, Eldat dan teman-temannya langsung menuju kolam Batu Nona untuk berenang. Saat itu Marten pun terus mendampingi Eldat. Tak berselang lama, Eldat pun menyampaikan ke Marten bahwa ia kedinginan.  Marten pun menyuruh Eldat untuk segera keluar dan memberikan ban sebagai pelampung kepada teman Eldat yang lainnya.

"Setelah Eldat keluar dari kolam, Marten pun tidak lagi melihat Eldat, karena sedang memperhatikan dua orang anaknya yakni Aira dan Grifin yang juga ikut pada saat itu," ucapnya.

Tak lama kemudian, seorang ibu berteriak bahwa ada orang tenggelam. Marten langsung mengangkat Eldat yang menjadi korban tenggelam dari dalam air. Marten lalu membawa Eldat ke Rumah Sakit Umum Kota Kupang, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

"Pihak keluarga masih merundingkan untuk pembuatan laporan polisi ke Polsek Kelapa Lima, sehingga kita masih menunggu," ucapnya.

Baca juga: Anaknya Tewas Tenggelam Saat Outbound, Khoirul Sempat Tak Percaya

PenulisKontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X