Sabtu, 19 April 2014

News / Regional

Tuntut UMK Rp 1,5 Juta, Buruh Demak Geruduk DPRD

Rabu, 23 Oktober 2013 | 14:17 WIB
KOMPAS.COM/ARI WIDODO Ribuan buruh menggeruduk kantor DPRD Demak, tuntut UMK Demak Tahun 2014 sebesar Rp. 1.515.769, Rabu (23/10/2013)

DEMAK, KOMPAS.com — Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak (Gebrak), mendatangi kantor DPRD Demak, Rabu (23/10/2013), untuk menuntut upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2014 menjadi Rp 1.515.769.

Dalam orasinya, buruh mendesak DPRD Demak agar menepati janji mempertemukan buruh dengan Bupati Demak untuk membuat pengajuan UMK susulan ke gubernur pada angka Rp 1.515.769.

Massa buruh yang datang secara beriringan menggunakan sepeda motor dan truk, mulai batas kota Demak, mengakibatkan arus lalu lintas Semarang-Demak mengalami kemacetan sepanjang 15 km.

Iring-iringan kendaraan mereka juga memenuhi bahu jalan. Selain berorasi dan membentangkan spanduk serta poster, para buruh juga melakukan shalat berjemaah di tengah jalur pantura Demak.

"Angka yang diajukan Bupati Demak kepada Gubernur Rp 1.280.000, tidak realistis, karena hasil survei KHL Rp 1.357.000. Pokoknya kami meminta UMK Demak Rp 1.515.769," kata Jangkar Puspito, Koordinator Gebrak.

Sebelumnya para buruh juga melakukan aksi sweeping ke sejumlah perusahaan di sepanjang jalan yang mereka lalui untuk mengajak para pekerja lainnya mendukung aksi mereka.

Penulis: Kontributor Demak, Ari Widodo
Editor : Kistyarini