Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

Rayakan Ultah, Pemkot Gelar Singkawang Expo

Rabu, 16 Oktober 2013 | 22:02 WIB
KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Beberapa penari dari Sanggar Simpor tengah latihan di lokasi kegiatan Singkawang Expo 2013 di halaman kantor walikota, Jalan Firdaus, Singkawang, Kalimantan Barat (16/10/2013)

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Memasuki usianya yang ke-12 tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang menggelar expo di halaman kantor Wali Kota di Jalan Firdaus, Singkawang, Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 8 hari, mulai dari tanggal 17 hingga 24 oktober 2013.

Koordinator expo, Dede Hardi, memaparkan beragam kegiatan telah dipersiapkan untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah pameran produk yang diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Singkawang, usaha kecil dan menengah, dan perusahaan swasta.

Pendukung kegiatan, lanjut Dede, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan parade musik, modern dance, lomba memasak, besurong saprah dan festival kuliner. “Kegiatan ini memang didesain untuk meningkatkan maket penjualan dan mempromosikan Kota Singkawang”, ujar Dede, Rabu (16/10/2013).

Kegiatan rencananya akan dibuka pada Kamis (17/10/2013) pagi, yang bertepatan dengan hari jadi Pemerintahan Kota Singkawang. Sebanyak 40 stand disiapkan panitia dan sebuah panggung utama selama kegiatan berlangsung.

Pantauan di lapangan, Rabu (16/10/2013), tampak para peserta expo sudah mulai menyiapkan stand pameran.  Pengisi acara dalam pembukaan expo pun tampak bersiap mensukseskan kegiatan.

Seperti terlihat di lapangan, para penari dari kumpulan seni Sanggar Simpor tengah melakukan latihan akhir menjelang pembukaan. Tarian yang akan dibawakan adalah tarian Multi Etnis, yang menceritakan tentang keharmonisan Kota Singkawang dalam keberagaman etnis yang ada.

Koreografer tarian, Anwar Rajali menjelaskan, tarian Multi Etnis merupkan cerminan keberagaman kota Singkawang. Diantaranya mewakili tiga etnis terbesar di kota singkawang, yaitu Dayak, Tionghoa dan Melayu.

Selain itu, lanjut Anwar, juga dipadukan dengan lima belas etnis lain, di antaranya Jawa, Batak, Bugis, dan Betawi. “Kita menyuguhkan tarian ini, karena menjadi salah satu kebanggaan di Kota Singkawang yang terdiri dari beragam etnis. Cerminan harmonisasi tersebut diwakili dalam bentuk tarian ini," jelas Anwar.

Penulis: Kontributor Singkawang, Yohanes Kurnia Irawan
Editor : Kistyarini