Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Pemudik ke Pulau-pulau sekitar Madura Tak Terangkut

Sabtu, 3 Agustus 2013 | 15:32 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Seratusan pemudik yang mengantre kapal mudik gratis ke pulau-pulau kecil di bagian timur Madura, Sabtu (3/8/2013) terpaksa harus menunda keberangkatannya karena tak terangkut kapal. Mereka baru bisa diangkut dengan kapal serupa Senin atau Rabu mendatang.

Farkhan (35), pemudik asal Bali yang sudah menunggu di pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, baru mendapatkan tiket pada Senin mendatang. "Padahal saya sudah antre tiga hari lalu di sini," katanya.

Hal yang sama dialami Evi (18) ibu yang membawa serta bayinya berumur 4 bulan untuk mudik.

Kapal Shanelin yang mengangkut pemudik, menurut Sri Sukesi, Kepala Pelabuhan Tanjungwangi memang hanya bisa memuat 150 penumpang.

"Kami membatasi barang yang dibawa penumpang agar kapal lebih longgar, tapi memang rata-rata membawa berkardus-kardus barang," katanya.

Para penumpang memang memanfaatkan fasilitas mudik gratis dengan membawa banyak barang. Ada yang membawa ayam hidup, kompor, kasur, bahkan lemari.

"Kalau beli di Pulau Sapeken mahal, jadi saya bawa saja dari Jawa," kata Marsim, calon penumpang.

Petugas Pelabuhan terpaksa menolak penumpang yang membawa barang yang memakan tempat terlalu banyak dan meminta mereka naik kapal reguler.


Penulis: Siwi Yunita Cahyaningrum
Editor : Tri Wahono