Kamis, 31 Juli 2014

News / Regional

Muslimah HTI Tolak Miss World 2013 di Bali

Minggu, 30 Juni 2013 | 17:47 WIB
KOMPAS.com/Achmad Faizal Forum dialog muslimah HTI Jatim menolak penyelenggaraan Miss World di Indonesia.
SURABAYA, KOMPAS.COM — Kaum muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD Jawa Timur menolak kontes kecantikan Miss World 2013 digelar di Indonesia, tepatnya di Bali, September mendatang. Jika kontes itu tetap digelar, maka Indonesia dinilai mendukung upaya sistematis untuk melegitimasi pelecehan terhadap martabat perempuan.

"Lewat ajang ini perempuan dikatakan maju ketika mengekspos dirinya yang disebut dengan brain, body, dan behaviour. Padahal kecerdasan dan tingkah laku mustahil dilihat dalam waktu yang singkat,” ujar Koordinator Lajnah Khusus Mubalighoh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, DPD Jatim, Azifah Al Hikmah, di Surabaya, Minggu (30/6/2013).

Pihaknya memandang, ada kepentingan bisnis di balik kontes Miss World. Ketika kecantikan diakui, maka si pemenang bisa menjadi alat untuk memasarkan produk-produk tertentu. “Ini upaya eksploitasi perempuan atas nama kecantikan, bukan mengangkat harkat/martabat, karena itu acara ini tidak boleh digelar,” tegasnya.

Azifah khawatir, jika digelar di Indonesia maka Indonesia akan menjadi kiblat liberalisme budaya. Karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia maka secara tidak langsung Indonesia menjadi representatif kaum Muslim di dunia. Oleh karena itu, apa pun yang Indonesia lakukan akan selalu dikaitkan dengan Islam.

Kontes kecantikan yang akan menghadirkan 137 kontestan perempuan dari seluruh dunia itu sebelumnya juga diprotes kalangan Majelis Ulama Indonesia. Sementara penyelenggara lokal sudah menegaskan akan melarang kontestan memakai bikini untuk menghormati budaya lokal.

Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Egidius Patnistik