Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sopir Mengantuk, Calya Tabrak Pasutri di Banyumas dan Dua Orang Tewas

Kompas.com - 26/05/2024, 12:22 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Farid Assifa

Tim Redaksi

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kecelakaan maut antara mobil dan sepeda motor terjadi di jalur selatan, tepatnya di jalan raya Kebokura, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (26/5/2024).

Akibatnya, pengendara motor yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) tewas dalam peristiwa tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas Iptu Susanto menjelaskan, peristiwa itu bermula saat mobil Calya dengan nomor polisi R 1077 H melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Baca juga: Pemuda di Gresik Tewas Usai Motor yang Dikendarainya Menabrak Truk

Namun sesampainya di lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, pengemudi berinisial RRP (23), warga Kelurahan Kober, Purwokerto, diduga mengantuk sehingga mobil oleng ke jalur berlawanan.

"Kondisi jalan lurus, diduga pengemudi mengantuk sehingga tiba-tiba oleng ke arah kanan," kata Susanto kepada wartawan, Minggu.

Pada saat yang bersamaan, kata Susanto, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Supra dengan nomor polisi R 6830 T sehingga kecelakaan tak terhindarkan.

Sepeda motor itu dikendarai pria berinisial S (30) bersama istri, UW (29) dan anaknya, ASQ (4). Ketiganya merupakan warga Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Kebut-kebutan dan Menabrak Lansia, Pengendara Satria FU Jadi Tersangka

Setelah menabrak motor tersebut, kata Susanto, mobil terjun ke sawah yang berada di tepi jalan.

Susanto mengatakan, pasutri tersebut tewas di rumah sakit. Sedangkan anaknya mengalami luka-luka.

"Pengemudi mobil tidak mengalami luka, namun penumpangnya berinisial R (73) mengalami luka," kata Susanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com