Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perahu Terbalik Diterjang Ombak, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Nusakambangan

Kompas.com - 30/04/2024, 14:10 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

CILACAP, KOMPAS.com - Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya diterjang ombak di perairan selatan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/4/2024).

Hingga Selasa (30/4/2024) pukul 12.00 WIB, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian korban atas nama Hadi Mustofa (41) asal Kelurahan Sidakaya, Cilacap.

Baca juga: Setelah 200 Hari Ditahan di Thailand, 2 Nelayan Aceh Dipulangkan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, Adah Sudarsa menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban pergi melaut bersama empat rekannya pada Senin pagi.

"Sekitar pukul 08.00 WIB perahu sudah terbalik terhantam ombak," kata Adah kepada wartawan, Selasa.

Usai perahu terbalik, menurut Adah, korban bersama rekan-rekannya sempat berpegangan perahu. Namun selang 30 menit kemudian, ombak besar kembali menghantam.

Akibatnya, korban hilang. Sedangkan empat rekannya selamat setelah terhempas ke pinggir karang.

"Setelah datang perahu nelayan lain, keempat korban melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Pol Airud," ujar Adah.

Baca juga: Korsleting Genset, Kapal Nelayan di Bangka Terbakar dan Karam, 5 ABK Lompat ke Laut

Adah mengatakan, pihaknya hari ini akan memaksimalkan pencarian di permukaan air selatan Nusakambangan dengan melibatkan nelayan dan TNI AL.

"Kami juga lakukan penyisiran di Pantai Kaliempat Nusakambangan dengan perjalanan darat yang ditempuh sekitar lima jam perjalanan," kata Adah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Regional
Gara-gara Judi online, Ojol di Semarang Bunuh Diri, Sempat Kirim Pesan ke Istri yang Baru Melahirkan

Gara-gara Judi online, Ojol di Semarang Bunuh Diri, Sempat Kirim Pesan ke Istri yang Baru Melahirkan

Regional
Takut KKB, 1.883 Warga Distrik Bibida Paniai Mengungsi

Takut KKB, 1.883 Warga Distrik Bibida Paniai Mengungsi

Regional
Penyebab 36 Jemaah Haji Asal Jateng DIY Meninggal di Tanah Suci

Penyebab 36 Jemaah Haji Asal Jateng DIY Meninggal di Tanah Suci

Regional
Program 'Si-Manis Mart' Digelar untuk Tekan Laju Inflasi di Jateng

Program "Si-Manis Mart" Digelar untuk Tekan Laju Inflasi di Jateng

Regional
Sempat Hilang, Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Sempat Hilang, Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Regional
Kejati Jateng Tangkap 2 DPO Kasus Korupsi, Siapa Saja Mereka?

Kejati Jateng Tangkap 2 DPO Kasus Korupsi, Siapa Saja Mereka?

Regional
Pembukaan Piala AFF U-16 Digelar di Stadion Manahan, Ini Kata Pemkot Solo soal Kehadiran Jokowi

Pembukaan Piala AFF U-16 Digelar di Stadion Manahan, Ini Kata Pemkot Solo soal Kehadiran Jokowi

Regional
Polisi Tangkap Anak yang Membunuh Ayah Kandung di Kebumen

Polisi Tangkap Anak yang Membunuh Ayah Kandung di Kebumen

Regional
Komplotan Maling Modul BTS Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Tukang Rongsok Rp 3 Juta

Komplotan Maling Modul BTS Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Tukang Rongsok Rp 3 Juta

Regional
Sekretaris Jadi Tersangka Korupsi, Ketua Nasdem Maluku: Kita Hormati Proses Hukum

Sekretaris Jadi Tersangka Korupsi, Ketua Nasdem Maluku: Kita Hormati Proses Hukum

Regional
“Tuhan Sudah Kasih Jodoh Saya Orang Rohingya, Saya Syukuri Saja”

“Tuhan Sudah Kasih Jodoh Saya Orang Rohingya, Saya Syukuri Saja”

Regional
Amankan Piala AFF U-16 di Solo, Polisi Kerahkan 1.068 Personel

Amankan Piala AFF U-16 di Solo, Polisi Kerahkan 1.068 Personel

Regional
Sumur Warga Mulai Mengering, BPBD Semarang Siapkan 1,5 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Sumur Warga Mulai Mengering, BPBD Semarang Siapkan 1,5 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com