Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Kompas.com - 20/05/2024, 21:31 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bentrokan dua kelompok warga di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terjadi pada Senin (20/5/2024) pagi.

Akibatnya, tiga rumah warga rusak, dua sepeda motor rusak dan sejumlah warga mengalami luka.

"Bentrokannya tadi pagi antara kelompok pemuda dari Air Baru dan pemuda dari Penfui," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung, kepada Kompas.com, Senin malam.

Baca juga: Kapolda Maluku Apresiasi Tindakan Heroik Kasat Reskrim yang Terkena Anak Panah Saat Lerai Bentrokan

Aldinan menuturkan, kejadian itu berawal ketika seorang pemuda dari Penfui berinisial JS sedang berada di rumah duka milik warga bernama Emu Nale di Air Baru, RT 13, RW 06 Kelurahan Penfui.

Di tempat itu, JS mengonsumsi minuman keras bersama tuan rumah Emu Nale.

Setelah itu, JS pamit pulang ke rumahnya. Tak lama kemudian, adik kandung JS berinisial TA mendengar kabar JS dipukul oleh pemuda Air Baru.

Setelah mendapat informasi tersebut TA langsung menginformasikan ke adiknya yang berinisial AS, serta beberapa rekan mereka.

Mereka bergerombol langsung mendatangi rumah Emu Nale, untuk menanyai perihal informasi yang didapat.

"Ujungnya, malah terjadi keributan yang melibatkan pemuda dari Air Baru dan pemuda dari Penfui," ungkap Aldinan.

Baca juga: 2 Bentrokan Terjadi dalam Sehari di Maluku Tenggara: 4 Luka, 1 Tewas, Pos Polisi Dirusak

Karena kalah jumlah, pemuda dari Penfui kemudian mundur dan berlari menuju dalam Pasar Penfui.

Pemuda Air Baru mengejar hingga Pasar Penfui dan menganiaya pemuda Penfui.

Seorang warga Penfui berinisial PH (60) berusaha melerai aksi tawuran itu, malah jadi korban pelemparan batu.

"Selain itu, empat rumah warga dan dua unit sepeda motor di seputaran Pasar Penfui juga rusak akibat dilempar batu. Beberapa warga dari kedua belah pihak pun mengalami luka," ujar Aldinan.

"Tiga orang korban telah mendatangi Polres Kupang Kota untuk membuat laporan polisi dan ada dua korban membuat laporan polisi di Polsek Maulafa," sambungnya.

Baca juga: Bentrokan 2 Kelompok Pemuda di Bali, 3 Terluka dan 1 Sepeda Motor Dirusak

Laporan yang dibuat para korban lanjut Aldinan, yakni kasus pengeroyokan, penganiayaan dan perusakan.

Hingga saat ini, kata Aldinan, pihaknya belum mendata secara detail, jumlah warga yang luka.

"Ada beberapa pemuda yang terlibat saat ini sudah diamankan ke Mapolresta Kupang Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait pertikaian tersebut," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com