Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Kompas.com - 20/05/2024, 20:42 WIB
Kurnia Sandi ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

JAMBI, KOMPAS.com - Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Jomblo, Kelurahan Pall Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, berujung ricuh antara pedagang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Senin (20/5/2024).

Akibatnya, PKL yang sedang berjualan ada yang terluka di bagian kepala terkena serangan Satpol PP. Begitupun anggota Satpol PP terkena serangan pedagang yang mempertahankan barang dagangannya. 

Eli, salah satu pedagang yang berjualan di Taman Jomblo mengungkapkan, para petugas itu berusaha membawa gerobak dagang. Namun para pedagang berusaha menghalanginya hingga tiba-tiba petugas Satpol PP menyerang.

Baca juga: Ada Penertiban PKL, Destinasi Wisata Waduk Lhokseumawe Ditutup 3 Bulan

"Satpol PP langsung nyerang, kena tijak duluan, dah tu adek kami ada di rumah sakit pecah kepala dipukul pakai kayu," kata Eli saat ditemui di Polsek Kota Baru, Senin (20/5/2024).

Para pedagang itu akhirnya membuat laporan ke Polsek Kota Baru terkait aksi kekerasan yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Jambi. 

Kabid Trantib Satpol PP Kota Jambi Ariya Kamandanu menyampaikan, penertiban tersebut merujuk Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2016 dan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 28 Tahun 2016 tentang Penata dan Pemberdayaan PKL.

Baca juga: Sekelompok Pelajar Serang SMAN 8 Jambi, 1 Siswa Ditangkap Polisi

Menurutnya, para petugas Satpol PP Kota Jambi sudah sangat kooperatif dalam menjalankan tugasnya. Dimulai dari pemberitahuan hingga peneguran. 

Ia mengaku, dalam penertiban ini terjadi gesekan antar-pedagang dan petugas Satpol PP Kota Jambi di lokasi.

Petugas, sambung dia, hanya berusaha mempertahankan diri dari serangan para pedagang yang membawa senjata tajam dan batu. 

"Kami serahkan kepada pihak berwajib (kepolisian) dalam rangka memberikan keterangan, dalam rangka penyelidikan," ujarnya saat ditemui di Polsek Kota Baru, Senin (20/5/2024).

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, Ipda Abdul Kadar menuturkan, saat ini kedua belah pihak baik Satpol PP Kota Jambi dan para pedagang membuat laporan ke Polsek Kota Baru.

"Satpol PP sudah kita terima di Polsek (Kota Baru) dalam tahap proses, kemudian untuk korban pedagang, masyarakat juga membuat laporan ke Satreskrim Polresta Jambi," ungkap dia di Polsek Kota Baru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Regional
Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Regional
Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Regional
Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Regional
Sejarah Kabupaten Semarang

Sejarah Kabupaten Semarang

Regional
Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Kilas Daerah
6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

Regional
Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Regional
Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Regional
Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Regional
Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Regional
Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Regional
Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com