Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyoal Ditetapkannya Anandira, Istri Anggota TNI, sebagai Tersangka Usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami

Kompas.com - 16/04/2024, 15:25 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Pakar hukum pidana dan pegiat digital menyebut Pasal 32 UU ITE yang disangkakan Polda Bali terhadap Anandira Puspita karena membongkar dugaan perselingkuhan suaminya tidak layak diteruskan dan sarat "kriminalisasi".

Sebab, perbuatan Anandira bisa dikategorikan sebagai bentuk pembelaan diri lantaran kepentingannya diserang oleh orang lain.

Dari sudut pandang hukum, menurut pakar hukum pidana, tidak ada urgensi kepolisian sampai harus menahan seorang ibu yang memiliki anak balita, apalagi masih memerlukan ASI.

Baca juga: Istri di Bali Jadi Tersangka UU ITE Usai Unggah Perselingkuhan Suami di Medsos, Kini Susui Anak di Rutan

Akan tetapi, Kabid Humas Polda Bali, Jansen Avitus Panjaitan, mengeklaim penangkapan itu sudah sesuai prosedur karena sebelumnya ada laporan resmi.

Selain itu, tersangka disebut tidak hadir dalam pemeriksaan penyidik.

Dalam perkembangan terbaru, penahanan Anandira telah ditangguhkan, tapi pengacaranya bakal menempuh upaya pra-peradilan agar status tersangka terhadap Anandira dihapus.

Bagaimana kasus Anandira bermula?

Kasus yang menimpa Anandira Puspita - yang kini berstatus tersangka dan sempat ditahan bersama bayinya yang berusia 1,5 bulan - bermula dari tindakannya membongkar dugaan perselingkuhan suaminya.

Melalui video Instagram, dia bercerita sejak menikah perlakuan suaminya - anggota TNI dari satuan Kesdam IX/Udayana Lettu CKM drg. Malik Hanro Agam - mulai berubah padahal sudah berpacaran cukup lama yakni empat tahun.

Baca juga: Kisah Pilu Istri Dokter TNI Diselingkuhi Malah Jadi Tersangka, Susui Bayinya di Sel Tahanan

Pada 2020, Anandira memergoki suaminya berselingkuh dengan beberapa perempuan, terakhir berinisial BA.

Tahun lalu, Anandira melaporkan suaminya atas tuduhan perselingkuhan ke Polisi Militer Kodam IX/Udayana atau Pomdam IX/Udayana.

"Saya semakin banyak menemukan bukti perselingkuhan suami saya dan saya sebagai istri depresi dengan keadaan ini. Akhirnya saya melaporkan suami saya ke Denpom Udayana dengan harapan suami saya bisa berubah. Karena dia enggak jera setelah ditindak kesatuannya," ujar Anandira sembari mengusap air matanya.

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan Pomdam IX/Udayana, Lettu Agam terbukti melakukan penelantaran terhadap keluarganya dan melakukan KDRT - bukan perselingkuhan.

Baca juga: Istri Dokter TNI Terjerat UU ITE Usai Ungkap Perselingkuhan Suami, Ini Kata Ahli Hukum

Ilustrasi micro cheating.Unsplash Ilustrasi micro cheating.
Suaminya lantas dijauhi hukuman delapan bulan penjara tanpa dipecat dari TNI pada 15 Desember 2023.

Atas putusan itu, Anandira diketahui melakukan upaya banding, tapi ditolak dan kini sedang menempuh langkah kasasi.

Merasa tak mendapatkan keadilan, Anandira memutuskan memakai jasa pengacara untuk membantunya dalam perkara pelaporan dugaan perselingkuhan suaminya.

Kantor kuasa hukum tersebut memiliki akun media sosial Instagram @ayoberanilaporkan6 yang dikelola oleh Haris Sulistyo.

Pengacara Anandira, Agustinus Nahak, memaparkan bahwa Haris membuat unggahan "bar-bar" tentang kasus dugaan perselingkuhan tersebut tanpa persetujuan Anandira.

Baca juga: Ditahan Usai Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami di Medsos, Istri Perwira TNI Akhirnya Dibebaskan

Di Instagram @ayoberanilaporkan6 setidaknya ada 31 unggahan yang terkait dengan dugaan perselingkuhan Malik Hanro Agam dengan seorang perempuan berinisial BA.

Unggahan itu antara lain berupa foto Malik dengan sosok perempuan yang diduga BA, foto pertemuan Anandira dengan perempuan yang diduga BA, surat terbuka yang dikirim Anandira kepada pihak yang disebut orangtua BA, isi percakapan yang ditengarai antara Anandira bersama BA, dan potongan rekaman percakapan antara Malik dengan sosok yang diklaim sebagai BA.

Tak disangka, perkara dugaan perselingkuhan ini pun viral hingga ke X.

Pada 21 Januari 2024, BA melaporkan Anandira ke polisi merujuk pada laporan nomor: LP/B/25/I/2024/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI.

BA disebut-sebut merupakan anak dari seorang perwira menengah Polri yang memiliki jabatan strategis.

Ibu dua anak itu lantas ditangkap di SPBU Jalan Transyogi Cibubur, Jawa Barat, pada Kamis (4/4/2024).

Baca juga: Perwira TNI yang Dilaporkan Selingkuh Dinonaktifkan

Apa alasan polisi menahan Anandira?

Ilustrasi penjara. (SHUTTERSTOCK/BORTN66) Ilustrasi penjara.
Kabid Humas Polda Bali, Jansen Avitus Panjaitan, menjelaskan alasan penangkapan Anandira yang terjadi di Cibubur pada Kamis (4/4/2024).

Penangkapan itu, klaimnya, sudah sesuai prosedur karena sebelumnya ada laporan resmi. Selain itu, berdasarkan informasi dari penyidik sudah dilakukan pemanggilan terhadap Anandira, tetapi yang bersangkutan tidak hadir.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Buka WSL Krui Pro 2024, Menpora Janjikan 'Training Camp Surfing' di Lampung

Buka WSL Krui Pro 2024, Menpora Janjikan "Training Camp Surfing" di Lampung

Regional
Sopir Truk Batu Bara Perusak Kantor Gubernur Jambi Saat Demo Ditangkap

Sopir Truk Batu Bara Perusak Kantor Gubernur Jambi Saat Demo Ditangkap

Regional
PKS dan PDI-P Bertemu, Bicara Bakal Calon untuk Pilkada Solo

PKS dan PDI-P Bertemu, Bicara Bakal Calon untuk Pilkada Solo

Regional
Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Regional
Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Regional
Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com