Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Korsleting, 10 Rumah dan Belasan Kios di Pasar Geronggang Kotabaru Ludes Dilalap Api

Kompas.com - 28/02/2024, 13:53 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KOTABARU, KOMPAS.com - Kebakaran hebat menghanguskan Pasar Geronggang, Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) Selasa (27/2/2024) malam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kotabaru, Akhmad Rajuddinor mengatakan, kejadian ini mengakibatkan 13 kios dan 34 los di Pasar Geronggang ludes dilalap api.

"Selain itu, 10 rumah yang tak jauh dari pasar juga terbakar," ujar Akhmad dalam keterangannya yang diterima, Rabu (28/2/2024).

Baca juga: Pasar-pasar di Blora Kebakaran, Apa Penyebabnya?

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Geronggang tersebut.

Namun dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kebakaran diduga diakibatkan oleh korsleting di salah satu rumah warga yang dalam keadaan kosong.

"Pasalnya dari rumah tersebut menimbulkan percikan api yang kemudian dengan cepat api meluas. Rumah tersebut dalam keadaan kosong," ungkapnya.

Baca juga: Pasar Medang Blora Kebakaran, Para Pedagang Berhamburan


Belasan mobil pemadam dikerahkan

Agar api tak lebih luas merembes, belasan unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama hampir 1 jam.

"Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian korban kita taksir mencapai Rp 1,7 miliar," paparnya.

"Untuk penyebab pasti kebakaran Pasar Geronggang kini diselidiki petugas dari Polres Kotabaru," imbuhnya.

Baca juga: Soal Kebakaran di Pasar Medang, Bupati Blora: Penyebabnya Korsleting Listrik

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Usai Lebaran, Perbaikan Tanggul Jebol Sungai Wulan Demak Dikebut

Usai Lebaran, Perbaikan Tanggul Jebol Sungai Wulan Demak Dikebut

Regional
Viral, Video Truk Meluncur Tanpa Sopir di Tol Kalikangkung, Ini Penyebabnya

Viral, Video Truk Meluncur Tanpa Sopir di Tol Kalikangkung, Ini Penyebabnya

Regional
Letusan Gunung Ruang Sudah Mereda, Statusnya Masih Awas

Letusan Gunung Ruang Sudah Mereda, Statusnya Masih Awas

Regional
Anggota Polisi yang Mabuk Sambil Ngebut Bawa Mobil Kasat Narkoba di Riau Ditahan

Anggota Polisi yang Mabuk Sambil Ngebut Bawa Mobil Kasat Narkoba di Riau Ditahan

Regional
BEM FH Undip Serahkan 'Amicus Curiae' ke MK, Berisi soal Permasalahan Pilpres

BEM FH Undip Serahkan "Amicus Curiae" ke MK, Berisi soal Permasalahan Pilpres

Regional
Labuan Bajo Tuan Rumah Dialog Tingkat Tinggi Indonesia-China, Polda NTT Siapkan Ratusan Personel

Labuan Bajo Tuan Rumah Dialog Tingkat Tinggi Indonesia-China, Polda NTT Siapkan Ratusan Personel

Regional
Gratifikasi Parsel Lebaran Pejabat Pemkot Salatiga Diberikan ke Tenaga Kebersihan

Gratifikasi Parsel Lebaran Pejabat Pemkot Salatiga Diberikan ke Tenaga Kebersihan

Regional
Sakit Hati Menantu terhadap Ibu Mertua yang Berujung Maut

Sakit Hati Menantu terhadap Ibu Mertua yang Berujung Maut

Regional
Kapal Tanpa Nama dari Bima Sudah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Gili Motang Labuan Bajo

Kapal Tanpa Nama dari Bima Sudah Dua Hari Hilang Kontak di Perairan Gili Motang Labuan Bajo

Regional
Polisi Mabuk Ngebut Bawa Fortuner, Tabrak Kantor Dinas Peternakan

Polisi Mabuk Ngebut Bawa Fortuner, Tabrak Kantor Dinas Peternakan

Regional
Harga Bawang Merah Tembus Rp 70.000 Per Kg, Ibu-ibu di Semarang Pusing

Harga Bawang Merah Tembus Rp 70.000 Per Kg, Ibu-ibu di Semarang Pusing

Regional
Pemasangan Talud Pelabuhan Nelayan di Bangka Terkendala Kewenangan

Pemasangan Talud Pelabuhan Nelayan di Bangka Terkendala Kewenangan

Regional
Dampak Banjir Bandang di Lombok Utara, 13 Rumah Warga dan Jembatan Rusak

Dampak Banjir Bandang di Lombok Utara, 13 Rumah Warga dan Jembatan Rusak

Regional
Cepatnya Peningkatan Status Gunung Ruang, Potensi Tsunami Jadi Faktor

Cepatnya Peningkatan Status Gunung Ruang, Potensi Tsunami Jadi Faktor

Regional
'Tradisi' Warga Brebes Usai Idul Fitri, Gadaikan Perhiasan Emas Setelah Dipakai Saat Lebaran

"Tradisi" Warga Brebes Usai Idul Fitri, Gadaikan Perhiasan Emas Setelah Dipakai Saat Lebaran

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com