Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyorot Konflik dan HAM di Papua dalam Debat Capres Pertama

Kompas.com - 13/12/2023, 10:53 WIB
Roberthus Yewen,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini belum cukup maksimal. Sebab konflik bersenjata masih terus terjadi.

“Dengan pendekatan tanpa kekerasan dan mau menerima apa yang dibutuhkan orang Papua selama ini, maka persoalan Papua bisa terselesaikan,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (13/12/2023).

Baca juga: Prabowo ke Anies: Masalah Keadilan di Papua Tak Sesederhana Itu Pak Anies

Dia menyarankan, agar persoalan Papua diselesaikan secara bersamaan. Mulai dari dialog, penegakan keadilan, dan pembangunan ekonomi di tanah Papua.

“Dialog utama, keadilan harus ditegakkan, kebijakan keamanan perlu dilakukan dengan cara soft approach atau pendekatan kesejahteraan,” ungkap Ave.

“Dengan adanya otonomi khusus (otsus) harus dapat memberikan prioritas dan perhatian serius kepada masyarakat Papua, sehingga mereka merasakan dampak dan pehatian pemerintah secara langsung melalui anggaran otonomi khusus,” harapnya.

Baca juga: Tuding Ada Campur Tangan Asing, Prabowo Bakal Perkuat Aparat di Papua

Tak hanya itu, kehadiran provinsi baru di Papua diharapkan mampu menjadi salah satu jalan penyelesaian dari ketimpangan.

“Kami berharap juga kehadiran DOB ini menjadi solusi ke depannya, sehingga presiden terpilih nanti dengan mudah membangun Papua melalui provinsi baru yang telah dibentuk tersebut,” katanya.

Ave meminta, persoalan tersebut tak hanya mencuat pada saat debat Pilpres, namun menjadi komitmen yang benar-benar dilaksanakan.

“Ini yang dibicarakan, sebab isu Papua yang dibahas dalam debat capres tahun ini harus benar-benar direalisasikan oleh capres yang akan terpilih menjadi presiden,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak Ada Petahana, PKB Optimistis Gus Yusuf Bisa Menang Pilkada Jateng

Tak Ada Petahana, PKB Optimistis Gus Yusuf Bisa Menang Pilkada Jateng

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Api Solo, 25 Warga Mengungsi

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Api Solo, 25 Warga Mengungsi

Regional
Maju Pilkada Solo, Caleg Terpilih Kevin Fabiano Daftar Cawalkot di PDI-P

Maju Pilkada Solo, Caleg Terpilih Kevin Fabiano Daftar Cawalkot di PDI-P

Regional
Sedihnya Hasanuddin, Tabungan Rp 5 Juta Hasil Jualan Angkringan Ikut Terbakar Bersama Rumahnya

Sedihnya Hasanuddin, Tabungan Rp 5 Juta Hasil Jualan Angkringan Ikut Terbakar Bersama Rumahnya

Regional
Maju Lagi di Pilkada, Mantan Wali Kota Tegal Dedy Yon Daftar Penjaringan ke PKS

Maju Lagi di Pilkada, Mantan Wali Kota Tegal Dedy Yon Daftar Penjaringan ke PKS

Regional
Dua Caleg Terpilih di Blora Mundur, Salah Satunya Digantikan Anak Sendiri

Dua Caleg Terpilih di Blora Mundur, Salah Satunya Digantikan Anak Sendiri

Regional
Perajin Payung Hias di Magelang Banjir Pesanan Jelang Waisak, Cuan Rp 30 Juta

Perajin Payung Hias di Magelang Banjir Pesanan Jelang Waisak, Cuan Rp 30 Juta

Regional
9 Rumah di Bantaran Rel Kereta Kota Solo Terbakar

9 Rumah di Bantaran Rel Kereta Kota Solo Terbakar

Regional
Pimpin Aksi Jumat Bersih, Bupati HST Minta Masyarakat Jadi Teladan bagi Sesama

Pimpin Aksi Jumat Bersih, Bupati HST Minta Masyarakat Jadi Teladan bagi Sesama

Regional
Harga Tiket dan Jadwal Travel Semarang-Banjarnegara PP

Harga Tiket dan Jadwal Travel Semarang-Banjarnegara PP

Regional
Sempat Ditutup karena Longsor di Sitinjau Lauik, Jalur Padang-Solok Dibuka Lagi

Sempat Ditutup karena Longsor di Sitinjau Lauik, Jalur Padang-Solok Dibuka Lagi

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan Bandwidth Internet, Plt Kepala Dinas Kominfo Dumai Ditahan

Dugaan Korupsi Pengadaan Bandwidth Internet, Plt Kepala Dinas Kominfo Dumai Ditahan

Regional
KY Tanggapi soal Status Tahanan Kota 2 Terpidana Korupsi di NTB

KY Tanggapi soal Status Tahanan Kota 2 Terpidana Korupsi di NTB

Regional
Pemilik Pajero Pasang Senapan Mesin di Kap, Mengaku Hanya untuk Konten Medsos

Pemilik Pajero Pasang Senapan Mesin di Kap, Mengaku Hanya untuk Konten Medsos

Regional
Update Bencana Sumbar, BPBD Sebut 61 Korban Tewas, 14 Orang Hilang

Update Bencana Sumbar, BPBD Sebut 61 Korban Tewas, 14 Orang Hilang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com