Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Api Solo, 25 Warga Mengungsi

Kompas.com - 18/05/2024, 01:03 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Puluhan korban kebakaran mengungsi di Kantor Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). 

Mereka mengungsi setelah rumahnya yang berada di Kawasan Bantaran Rel Kereta Api Overpass Manahan, hangus terbakar pada Jumat (17/5/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga masih tampak syok usai rumah permanen mereka habis terbakar. 

Baca juga: Sedihnya Hasanuddin, Tabungan Rp 5 Juta Hasil Jualan Angkringan Ikut Terbakar Bersama Rumahnya

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Solo, Niko Agus Putranto menjelaskan, warga yang mengungsi dari RT 3 RW 6 Kelurahan Manahan. 

"Sementara ini, untuk korban kita tampung di Kelurahan Manahan sebagai tempat pengungsiannya yang terdaftar oleh BPBD, ada 9 KK yang terdiri 25 orang, balita 5, lansia 4 dan sisanya orang dewasa," kata Niko Agus Putranto, di lokasi pengungsian.

Lanjutnya, karena keperluan medesak, BPBD Kota Solo, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran, mulai menyiapkan keperluan warga. 

"Kita koordinasi untuk kebutuhan korban yang mengungsi di Kelurahan. Kebutuhan dasarnya kita penuhi untuk kebutuhan makan. Kemudian untuk kebutuhan tidur untuk matras juga dari Dinsos termasuk juga sudah ada penanganan kesehatan," katanya. 

Terdapat dua warga yang mendapatkan penanganan medis karena sakit darah tinggi dan ambeien di Pukesmas Manahan. 

"Sudah ditangani dari Puskesmas termasuk obat-obatannya mungkin akan kita lihat perkembangannya besok pagi dari Puskesmas," jelasnya. 

BPBD Kota Solo sementara belum akan membuka dapur umum di lokasi pengungsian.

"Tapi kita akan masak di Kantor Dinas saja. Biar nanti kita suplai bentuknya dalam bentuk makanan. Dan juga kebutuhan dasar untuk mandi kita juga akan penuhi. Malam ini, keperluan untuk tidur, istirahat dan makan malam ini saja dulu," paparnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Regional
3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

Regional
Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Regional
Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Regional
Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Regional
Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Regional
Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Regional
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Regional
Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Regional
Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Regional
Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Regional
Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Regional
Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Regional
Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com