Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah Wafat, Nama Mantan Bupati Padang Pariaman Masih Ada di DCT Pemilu

Kompas.com - 04/11/2023, 16:05 WIB
Perdana Putra,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Nama mantan Bupati Padang Pariaman dua periode, Ali Mukhni masih ada di dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota legislatif DPR RI dari Sumbar. Padahal, Ali Mukhni diketahui telah wafat pada akhir Oktober lalu. 

"Benar masih ada nama beliau di DCT untuk DPR RI dari Nasdem," kata Sekretaris Nasdem Sumbar, Ardyan yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/11/2023).

Ardyan mengatakan pihaknya tidak bisa mengganti nama Ali Mukhni karena terbentur aturan di KPU.

Baca juga: Sehari Sebelum Penetapan DCT, Caleg PBB di NTB Meninggal Dunia

"Aturan KPU 13 hari sebelum pengumuman DCT masih boleh diganti, tapi beliau wafat 28 Oktober 2023. Jadi tidak bisa lagi," kata Ardyan.

Sementara Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbar, Ory Sativa Syakban mengakui pihaknya tidak memberi kesempatan pergantian nama karena terbentur aturan itu.

Kendati demikian, kata Ory, jika ada yang mencoblos nama almarhum Ali Mukhni, suaranya tidak akan hangus.

"Tidak hangus, suaranya akan masuk ke partainya," jelas Ory.

Dia mengatakan jika seandainya almarhum mendapatkan kursi di DPR maka nantinya akan diserahkan ke peraih suara terbanyak di bawahnya.

"Nama almarhum masih ada, suaranya tidak hangus, masuk ke partai. Dan jika dapat kursi diberikan ke peraih suara terbanyak dibawahnya," jelas Ory.

Seperti diketahui, Ali Mukhni wafat pada 28 Oktober 2023 lalu karena sakit. Ali merupakan politisi Nasdem yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua PAN Sumbar dan Ketua Perindo Sumbar.

Ali Mukhni juga tercatat sebagai wakil bupati Padang Pariaman 2005-2010. Lalu jadi Bupati Padang Pariaman 2010-2015 dan 2016-2021.

Di Pilkada Sumbar 2021, Ali Mukhni maju sebagai calon wakil gubernur Sumbar berpasangan dengan Mulyadi. Namun, Ali kalah dari Mahyeldi-Audy Joinaldy yang sekarang menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumbar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Regional
Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Regional
 Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi 'Nyagub' di Pilkada Jateng

Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi "Nyagub" di Pilkada Jateng

Regional
Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Regional
Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Regional
Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Regional
2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

Regional
Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Regional
Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Regional
Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com