Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kakak Adik di Lombok Barat Saling Bacok, 1 Tewas

Kompas.com - 21/02/2023, 08:25 WIB
Idham Khalid,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Dua saudara kakak beradik berinisial ASL dan AKL, warga Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), berkelahi hingga saling bacok. Akibatnya, satu di antaranya, yakni sang kakak berinisial ASL tewas.

Kepala Kepolisian Sektor Kediri AKP Heri Santoso menerangkan, kronologis kejadian berdarah itu bermula dari dendam lama. Kakak adik itu sebelumnya sering berkelahi.

"Ini sudah tiga kali perkelahiannya. Penyebabnya karena korban ini tersinggung dengan sikap adiknya. Jadi sempat duel dan keduanya alami luka," kata Heri, Selasa (21/2/2023).

Baca juga: Jual Aset Pemkab, Mantan Kades di Lombok Barat Ditangkap

Heri mengatakan, kakak korban meninggal dunia usai dilarikan ke Puskesmas Kediri. Korban diduga dipukul menggunakan kayu dan dibacok menggunakan obeng.

"Pelaku pukul mengunakan kayu. Jadi pengakuan anaknya korban, pelaku juga menggunakan obeng. Tapi belum ketemu obeng yang digunakan, kami masih melakukan penyelidikan," kata Heri.

Baca juga: Hendak Menyalip, Pengendara Motor di Lombok Barat Tewas Tergilas Bus

Menurut Heri, korban dan pelaku tinggal dalam satu rumah milik orangtuanya. Hingga kini, pelaku telah ditangkap untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

"Korban sudah dimakamkan kemarin sore. Pelaku dikenai Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," kata Heri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Regional
Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Muratara Banjir Bandang, Pj Gubernur Sumsel Sigap Kirimkan Bantuan

Regional
Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Update Banjir Luwu, Bahan Pokok Disalurkan ke Korban di 2 Desa

Regional
Hadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin, Pj Gubernur Banten Sampaikan Pesan Ini

Hadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin, Pj Gubernur Banten Sampaikan Pesan Ini

Regional
2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com