Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkosa Keponakan Usia 15 Tahun hingga Hamil, Lansia di Bali Ditangkap

Kompas.com - 26/01/2023, 15:16 WIB
Hasan,
Krisiandi

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Seorang pria warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, berinsial A (61) ditangkap polisi karena kasus pemerkosaan. Ia diduga memperkosa keponakannya yang masih berusia 15 tahun hingga hamil.

"Terlapor (pelaku) sudah kami amankan dan kami tahan selama 20 hari ke depan. Sudah ditetapkan sebagai tersangka," jelas Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, Kamis (26/1/2023) di Buleleng.

Ia menjelaskan A diduga memperkosa korban pada Mei 2022 lalu. Aksi bejat itu dilakukan A di rumah korban yang sedang sepi.

"Pelaku merupakan paman korban," jelasnya.

Baca juga: Ayah Tiri di Banyuwangi Perkosa Anaknya yang Masih Berusia 12 Tahun

Korban merasa ketakutan dan tak berani melawan pelaku. Bahkan, korban tak berani bercerita kejadian yang menimpanya kepada orang lain, termasuk orangtuanya.

Orangtua baru mengetahui kejadian yang dialami korban pada 25 Desember 2022 lalu saat berobat ke dokter.

"Korban dibawa periksa ke rumah sakit oleh orangtuanya karena mengalami sakit dengan gejala paru-paru basah. Korban kemudian di-USG, dan oleh dokter diketahui hamil," jelas Sumarjaya.

"Korban lalu diperiksa lagi dengan tes pack (tes kehamilan), dan ternyata hasilnya korban positif hamil," imbuh dia.

Akhirnya korban mau bercerita ia telah diperkosa A. Tak terima, orangtua korban langsung melaporkan A ke Polres Buleleng.

"Kasus ini dilaporkan orang tua korban 29 Desember 2022 lalu. Dan ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Buleleng," jelas dia.

Baca juga: Bocah 13 Tahun di Mamuju Perkosa Siswi SMA, Diduga Diajak oleh Pelaku Lainnya

Polisi telah memeriksa 3 orang saksi dalam kasus ini. Setelah mengumpulkan cukup bukti dan keterangan saksi, polisi lalu menangkap pelaku A pada Senin (23/1/2023).

A disangkakan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ia pun terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sumarjaya mengungkapkan, A diduga memperkosa korban saat tidur. "Korban saat tertidur disetubuhi. Karena merasa takut tidak melakukan perlawanan," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Caleg PDIP Wonogiri Mengundurkan Diri Meski Dapat Suara Tinggi

5 Caleg PDIP Wonogiri Mengundurkan Diri Meski Dapat Suara Tinggi

Regional
Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-Satunya Jalan Hanya Pulang

Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-Satunya Jalan Hanya Pulang

Regional
Emak-emak di Bangka Belitung Tempuh 60 Kilometer demi Tolak Tambang Timah Laut

Emak-emak di Bangka Belitung Tempuh 60 Kilometer demi Tolak Tambang Timah Laut

Regional
Video Viral Perampokan Gagal, Uang Rp 250 Juta Berhamburan di Jalan

Video Viral Perampokan Gagal, Uang Rp 250 Juta Berhamburan di Jalan

Regional
Pemkab Demak Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Penghafal Al Quran, Bupati: Apresiasi Santri

Pemkab Demak Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Penghafal Al Quran, Bupati: Apresiasi Santri

Regional
Upaya Ridwan Kamil Pastikan IKN Nusantara Tak Jadi Kota Gagal

Upaya Ridwan Kamil Pastikan IKN Nusantara Tak Jadi Kota Gagal

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Meletus Pagi Ini

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Meletus Pagi Ini

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Regional
[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com