Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Dunia U-20 di Solo, Gibran: Siap, Terbiasa Event Besar

Kompas.com - 26/01/2023, 13:39 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Gibran Rakabuming menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot), jelang Piala Dunia U-20 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah.

Direncanakan pertandingan internasional itu bakal tersaji pada 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang. Kota Solo telah menyiapkan Stadion Manahan dan sejumlah lapangan pendamping dalam perhelatan ini.

Baca juga: Jelang Piala Dunia U-20, Akses Disabilitas di Stadion Gelora Bung Tomo Dibenahi

Meskipun saat ini keseluruhan stadion dan lapangan masih dalam renovasi, menyusul adanya evaluasi dari Federation Internationale de Football Association (FIFA).

"Siap-siap saja. Sesuai kemarin ada renovasinya, renovasi kecil," kata Gibran Rakabuming di Balai Kota, Kamis (26/1/2023).

Secara garis besar, Stadion Manahan berserta empat lapangan pendamping adalah Stadion Sriwedari, Lapangan Kotta Barat, Lapangan Sriwaru, dan Lapangan Banyuanyar, memiliki beberapa renovasi, yakni, peningkatan kualitas rumput lapangan, penambahan anti slippery floor, dan pemasangan rumput sintetis di sekeliling FOP.

Kemudian, perbaikan area toilet penonton pria,wanita,dan disabilitas. Lalu, perbaikan media tribun, pembuatan kamera platform, penambahan CCTV, pembongkaran pagar tribun yang menghalangi pandangan penonton, dan Penambahan flagpole.

Serta, Penataan kawasan stadion, Test commissioning lampu lapangan dan Perbaikan lampu area parkir dan garis parkir.

Kemudian, disisi perhelatan acara, pihaknya juga telah melakukan persiapan, mulai dari ketersediaan hotel hingga volunteer, sudah disiapkan oleh sekertaris kepanitiaan yang telah terbentuk.

Gibran meyakini, Kota Solo bakal berhasil mempersiapkan perhelatan tersebut, karena telah terbiasa menghadapi event dengan skala nasional dan internasional

"Siap semua tenang aja. Solo sudah biasa event besar. Kalau kita lihat APG tingkat kesulitan lebih tinggi, dari APG kemarin. Karena transportasi, penyesuaian di venuenya," jelas Gibran.

"Tapi kalau Piala Dunia tingkat kesulitannya peserta lebih banyak, kontingen lebih banyak. wong satu cabor (cabang olahraga) saja," lanjutnya.

Baca juga: Piala Dunia U-20, Renovasi Stadion Manahan Ditarget Maret Rampung

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com