Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2022, 15:32 WIB

KOMPAS.com - Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menentukan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) untuk tahun 2023.

Besaran UMP Kalbar 2023 ditetapkan sebagai batasan upah minimal yang berlaku di 12 kabupaten dan 2 kota yang tercakup.

Baca juga: Daftar UMP dan UMK NTB 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Sementara besaran UMK Kalbar 2023 ditetapkan sebagai batasan upah minimal yang berlaku di dalam wilayah masing-masing kabupaten atau kota.

Baca juga: Daftar UMP dan UMK Jatim 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Besaran UMP Kalbar 2023

Besaran UMP Kalbar 2023 sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1359/NAKERTRAN/2022 Tentang Upah Minimum Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023.

Dalam surat keputusan tersebut ditetapkan bahwa besaran UMP Kalbar 2023 adalah sebesar Rp 2.608.601,75.

Hal ini berarti UMP Kalbar 2023 naik 7,16 persen dari UMP tahun 2022 yaitu sebesar Rp.2.434.328,19.

Baca juga: Daftar UMP 2023 untuk 38 Provinsi di Indonesia, Lengkap dengan Besaran dan Kenaikan

Daftar UMK Kalbar 2023

Besaran UMK Kalbar 2023 juga telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar untuk tiap kabupaten dan kota.

Namun demikian, tercatat Kabupaten Mempawah belum mengajukan usulan UMK 2023. Sehingga UMK Mempawah 2023 belum ditetapkan oleh Gubernur.

Apabila Kabupaten Mempawah tetap tidak mengajukan usulannya, maka UMK Mempawah 2023 akan mengikuti nominal UMP Kalbar 2023.

Berikut adalah daftar lengkap besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023.

  • Besaran UMK 2023 di Kota Pontianak sebesar Rp 2.750.644,55 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.579.616,01
  • Besaran UMK 2023 di Kota Singkawang sebesar Rp 2.781.898,83 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.596.120,45
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Sekadau sebesar Rp 2.654.770,501 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.486.031,38
  • Besaran UMK 2023 di Kapuas Hulu sebesar Rp 2.661.842,00 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.486.796
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Melawi sebesar Rp 2.682.398,52 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.515.896
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Landak sebesar Rp 2.767.310,14 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.582.000
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Ketapang sebesar Rp 3.085.615,23 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.876.252
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Sintang sebesar Rp 2.771.035,16 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.611.966
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Sanggau sebesar Rp 2.703.536,00 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.547.405
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Bengkayang sebesar Rp 2.767.564,136 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.586.291
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp 2.646.878,64 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.467.630
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Sambas sebesar Rp 2.792.599,31 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.609.393
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Kayong Utara sebesar Rp 2.930.678,41 atau naik dari UMK 2022 yaitu Rp 2.748.507
  • Besaran UMK 2023 di Kabupaten Mempawah belum diputuskan.

Sebagai catatan, besaran UMP dan UMK Kalbar 2023 ini akan berlaku mulai 1 Januari 2023.

Sumber:
data.kalbarprov.go.id 
pontianak.tribunnews.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Personel Polri dan TNI yang Hanyut di Sungai Digul Bawa 3 Senjata Api

Personel Polri dan TNI yang Hanyut di Sungai Digul Bawa 3 Senjata Api

Regional
Cerita Pedagang Saat Pelantikan Wali Kota Semarang: Makanan yang Disajikan Ludes dalam 15 Menit

Cerita Pedagang Saat Pelantikan Wali Kota Semarang: Makanan yang Disajikan Ludes dalam 15 Menit

Regional
Malam-malam, Rumah Ganjar Digeruduk Suporter Persib Bandung

Malam-malam, Rumah Ganjar Digeruduk Suporter Persib Bandung

Regional
Gibran Sebut Megawati Sempat Singgung Kaesang yang Berencana Terjun ke Politik

Gibran Sebut Megawati Sempat Singgung Kaesang yang Berencana Terjun ke Politik

Regional
Impala Network, Ruang Temu Anak Muda untuk Kembangkan Industri Kreatif Digital dan UMKM di Kota Semarang

Impala Network, Ruang Temu Anak Muda untuk Kembangkan Industri Kreatif Digital dan UMKM di Kota Semarang

Regional
Saat Gibran Kembali Digandeng Megawati, Terima Banyak Pesan hingga Minta Dibaca Ekspresinya

Saat Gibran Kembali Digandeng Megawati, Terima Banyak Pesan hingga Minta Dibaca Ekspresinya

Regional
Kasus Penggelapan BBM di Tanjung Perak, Jaksa Ungkap Hasil Investigasi PPATK

Kasus Penggelapan BBM di Tanjung Perak, Jaksa Ungkap Hasil Investigasi PPATK

Regional
Siswa SD di Malang Diduga Hampir Jadi Korban Penculikan, Pelaku Iming-imingi Rp 50.000

Siswa SD di Malang Diduga Hampir Jadi Korban Penculikan, Pelaku Iming-imingi Rp 50.000

Regional
Polisi Tangkap Pengedar Pil Koplo di Banyumas, Ribuan Obat Disita

Polisi Tangkap Pengedar Pil Koplo di Banyumas, Ribuan Obat Disita

Regional
Kantongi Dukungan PKS, Anies Baswedan: Kita Sambut dengan Bekerja Lebih Solid

Kantongi Dukungan PKS, Anies Baswedan: Kita Sambut dengan Bekerja Lebih Solid

Regional
Tiba di Kampung Halaman, Nono Bocah Juara Sempo Dunia Disambut Tarian Adat dan Diarak

Tiba di Kampung Halaman, Nono Bocah Juara Sempo Dunia Disambut Tarian Adat dan Diarak

Regional
Sosok Rheo Fernandes, Pernah Tolak Duet dengan Gibran di Pilkada Solo, Kini 'Dijodohkan' dengan Kaesang

Sosok Rheo Fernandes, Pernah Tolak Duet dengan Gibran di Pilkada Solo, Kini "Dijodohkan" dengan Kaesang

Regional
Penampungan Calon PMI Ilegal di Tulungagung Digerebek, 3 Orang Diselamatkan

Penampungan Calon PMI Ilegal di Tulungagung Digerebek, 3 Orang Diselamatkan

Regional
Sejumlah Guru Jadi Penyelenggara Pemilu, Kepala BKD Blora: Kalau PPPK Mestinya Enggak Boleh

Sejumlah Guru Jadi Penyelenggara Pemilu, Kepala BKD Blora: Kalau PPPK Mestinya Enggak Boleh

Regional
Di Balik Video Viral Warga Sumsel Tewas Tak Wajar, Berawal dari Melawan Polisi

Di Balik Video Viral Warga Sumsel Tewas Tak Wajar, Berawal dari Melawan Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.