Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Terlibat Prostitusi Online, 4 Wanita dan 1 Waria di Atambua Ditangkap Polisi

Kompas.com - 07/12/2022, 15:44 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap empat orang wanita dan satu wanita pria (waria) karena diduga terlibat prostitusi online di Atambua, ibu kota Kabupaten Belu.

Lima orang tersebut ditangkap di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste saat polisi menggelar operasi pekat Turangga 2022.

"Mereka ditangkap anggota kita tadi malam di sejumlah penginapan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy kepada Kompas.com, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Polisi yang Tembak Buronan hingga Tewas di Belu NTT Jadi Tersangka dan Ditahan

Ariasandy menuturkan, penangkapan itu bermula dari adanya laporan warga yang melihat aktivitas para pekerja seks komersial di hotel dan homestay.

Berbekal informasi itu, polisi lalu mendatangi lokasi dan mendapati empat perempuan di salah satu hotel di Atambua.

Baca juga: 2 Kelompok Pemuda di Atambua NTT Bentrok, 4 Lapak Pedagang Rusak, 1 Sepeda Motor Hangus Dibakar

Saat itu, ada beberapa yang sedang melayani tamu. Ketika diperiksa, mereka mengakui sebagai pekerja seks komersial dengan menggunakan aplikasi online untuk proses transaksi.

"Rata-rata usia empat wanita ini antara 18-20 tahun," ungkap Ariasandy.

Setelah itu, polisi pun mendatangi lagi salah satu homestay dan menemukan seorang waria yang juga terlibat prostitusi online.

Kepada polisi, lima orang itu mengaku dari Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.

Di Atambua, mereka mematok tarif untuk sekali kencan berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 800.000.

Setelah ditangkap, mereka lalu dibawa ke Markas Polres Belu untuk diberi pembinaan.

"Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak lagi terlihat prostitusi online di Kabupaten Belu," ujar dia.

Polisi juga meminta lima orang tersebut untuk kembali ke tempat asal mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditinggal Pemiliknya, Tiga Rumah Warga di Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Ditinggal Pemiliknya, Tiga Rumah Warga di Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Regional
Detik-detik Kurir Paket COD di Banyuasin Ditusuk Konsumen yang Diduga Enggan Bayar

Detik-detik Kurir Paket COD di Banyuasin Ditusuk Konsumen yang Diduga Enggan Bayar

Regional
Ganjar Sebut Kedatangan Megawati di Pelantikan Wali Kota Semarang Merupakan Suntikan Energi bagi Kader PDI-P

Ganjar Sebut Kedatangan Megawati di Pelantikan Wali Kota Semarang Merupakan Suntikan Energi bagi Kader PDI-P

Regional
Dihadapan Megawati, Ganjar Pamer 9 Kepala Daerah Perempuan di Jateng, 7 di Antaranya Kader PDI-P

Dihadapan Megawati, Ganjar Pamer 9 Kepala Daerah Perempuan di Jateng, 7 di Antaranya Kader PDI-P

Regional
Gadis 15 Tahun di Lampung Diperkosa Ayah Tiri di Kamar Mandi Kolan Renang

Gadis 15 Tahun di Lampung Diperkosa Ayah Tiri di Kamar Mandi Kolan Renang

Regional
Ganjar dan Megawati Duduk Bersebelahan Saat Pelantikan Wali Kota Semarang

Ganjar dan Megawati Duduk Bersebelahan Saat Pelantikan Wali Kota Semarang

Regional
Disaksikan Megawati, Ganjar Resmi Lantik Ita sebagai Wali Kota Semarang

Disaksikan Megawati, Ganjar Resmi Lantik Ita sebagai Wali Kota Semarang

Regional
Megawati Tiba di Acara Pelantikan Wali Kota Semarang

Megawati Tiba di Acara Pelantikan Wali Kota Semarang

Regional
Ramai Pesan Berantai Penculikan Anak di Palembang, Polisi Pastikan Hoaks

Ramai Pesan Berantai Penculikan Anak di Palembang, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Ornamen Kubah Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Patah Terkena Angin, Hari Ini Diperbaiki

Ornamen Kubah Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Patah Terkena Angin, Hari Ini Diperbaiki

Regional
Bocah 13 Tahun Warga Semarang Ditemukan Tewas Terseret Arus Setelah Mencuci Sepeda Motor di Sungai Siori

Bocah 13 Tahun Warga Semarang Ditemukan Tewas Terseret Arus Setelah Mencuci Sepeda Motor di Sungai Siori

Regional
Kecewa Dapat Rekomendasi PTDH, Polisi di Buol Ini Pilih Mengundurkan Diri

Kecewa Dapat Rekomendasi PTDH, Polisi di Buol Ini Pilih Mengundurkan Diri

Regional
Pria di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Pantai

Pria di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Pantai

Regional
Januari 2023, Terjadi 9 Konflik Buaya dengan Manusia di Sumbar, 2 Orang Tewas

Januari 2023, Terjadi 9 Konflik Buaya dengan Manusia di Sumbar, 2 Orang Tewas

Regional
Jelang Pelantikan Hevearita sebagai Wali Kota Semarang, Ribuan Warga Padati Jalan Pahlawan

Jelang Pelantikan Hevearita sebagai Wali Kota Semarang, Ribuan Warga Padati Jalan Pahlawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.