Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Kompas.com - 28/11/2022, 21:52 WIB

MAROS, KOMPAS.com - Pelaku penyerangan dan pengrusakan Masjid Al Markaz Kabupaten Maros akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Kepala Polsek Turikale, Kompol Ridwan Saenong mengatakan, 4 pelaku berhasil ditangkap polisi dan 3 pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Dalam kasus penyerangan Massjid Al Markaz Maros, seorang penjaga mesjid, Muhammad Said (24) terkena busur (panah) di punggungnya.

"Total pelaku 7 orang, 4 orang sudah ditangkap dan 3 orang lagi masih buron," kata Ridwan, kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Terekam CCTV, Geng Motor Serang dan Rusak Mesjid Al Markaz Maros Sulsel

Ridwan mengungkapkan, pelaku penyerangan dan pengrusakan Masjid Al Markaz Maros yang telah ditangkap masing-masing WD (18), RA (18) dan M (18) ketiganya warga Jalan Manyikkoaya, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Kemudian, H alias Aco (25) warga Dusun Bontosunggu, Desa Minasabaji, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.

Sedangkan tiga orang pelaku lainnya yang masih buron masing-masing berinisial FN, NR, dan FN.

Ridwan menceritakan, kronologis penyerangan dan pengrusakan Masjid Al Markaz Maros berawal dari WD mengadu kepada teman-temannya bahwa istrinya telah diganggu oleh C salah seorang penjaga mesjid.

Istri WD kedapatan berkomunikasi chat WhatsApp dan C mengajaknya bertemu di Masjid Al Markaz Maros.

"Awalnya WD meminta keenam rekannya bertemu di Depan Kantor Bupati Maros menggunakan motor dan membawa busur serta sebuah ketapel yang disimpan dalam tas. Setelah mereka bertemu, ke 7 pelaku menuju pos keamaan Masjid Al Markaz Maros ," kata dia.

Sesampainya di parkiran Masjid Al Markaz Maros, tepatnya di samping pos pengamanan, lanjut Ridwan, para pelaku langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan busur.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pramoedya Ananta Toer Diusulkan Jadi Nama Jalan di Blora, Bupati: Nanti Akan Kita Proses Lebih Lanjut

Pramoedya Ananta Toer Diusulkan Jadi Nama Jalan di Blora, Bupati: Nanti Akan Kita Proses Lebih Lanjut

Regional
Warga Kota Tual yang Mengungsi akibat Bentrok Mulai Kembali

Warga Kota Tual yang Mengungsi akibat Bentrok Mulai Kembali

Regional
Mengenal Oro Oro Kesongo Blora, dari Fenomena Mud Volcano hingga Sisi Mistisnya

Mengenal Oro Oro Kesongo Blora, dari Fenomena Mud Volcano hingga Sisi Mistisnya

Regional
Kasubag Rumah Tangga DPRD Jambi Mengundurkan Diri Usai Anaknya Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Kasubag Rumah Tangga DPRD Jambi Mengundurkan Diri Usai Anaknya Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Regional
Isak Tangis Iringi Pemakaman Siswa SD yang Tewas Tertembak Senapan Angin di Maluku

Isak Tangis Iringi Pemakaman Siswa SD yang Tewas Tertembak Senapan Angin di Maluku

Regional
PNS di Dompu Diperiksa Bawaslu, Diduga Pakai Atribut Parpol Saat Acara Anies Baswedan

PNS di Dompu Diperiksa Bawaslu, Diduga Pakai Atribut Parpol Saat Acara Anies Baswedan

Regional
2 Prajurit TNI Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Ini Penjelasan Kodam Tanjungpura

2 Prajurit TNI Diduga Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Ini Penjelasan Kodam Tanjungpura

Regional
Keberadaan Minyakita di Pasar Tradisional Semarang Mulai Langka, Pemerintah Ungkap Sebabnya

Keberadaan Minyakita di Pasar Tradisional Semarang Mulai Langka, Pemerintah Ungkap Sebabnya

Regional
Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Bawa Anak Orang Tanpa Izin, Seorang Dosen Nyaris Dihajar Massa

Regional
Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Air Terjun Temam: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Bapenda Solo Sebut Wajib Pajak Alami Kenaikan PBB 400-500 Persen Ada 176 Orang

Regional
Airlangga Akui Gibran Berpotensi Jadi Caleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Airlangga Akui Gibran Berpotensi Jadi Caleg: Tapi Perlu Pembahasan Lanjutan

Regional
Berkenalan lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari 'Video Call Sex' sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Berkenalan lewat Medsos, Gadis 14 Tahun Diajari "Video Call Sex" sampai Diperkosa Pengepul Rumput Laut

Regional
Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Polisi Gali Keterangan Saksi soal Pria Cabuli Ponakan hingga Hamil di Bima

Regional
Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Kronologi Ayah Culik dan Perkosa Anak Tiri di Lampung, Swafoto Cabuli Korban Dikirim ke Istri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.