Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Daftar Makanan Khas Pemalang, Nasi Grombyang Salah Satunya

Kompas.com - 07/11/2022, 21:05 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Makanan khas Pemalang merupakan salah satu kekayaan kuliner di daerah pantura (pantai utara), Jawa Tengah.

Beberapa makanan khas pemalang, seperti nasi grombyang, sate loso, lontong dekem, kepiting lemburi, dan lain sebagainya.

Jika Anda sedang berada di Pelamang atau melewati daerah ini jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner di daerah pantura ini.

Makanan Khas Pemalang

1. Nasi Grombyang

Nasi grombyang merupakan salah satu makanan khas Pemalang. Kuliner ini berisikan nasi putih dan daging sapi atau daging kerbau dengan bumbu rempah.

Nama grombyang berasal dari bahasa Pemalang yang artinya mengapung di permukaan atau bergoyang-goyang.

Dalam penyajiannya, komposisi kuah lebih banyak dibandingkan nasinya. Sehingga, nasi dapat mengapung dan bergoyang-goyang di dalam kuah.

Proses pengolahan nasi grombyang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.

2. Kepiting Lemburi

Kepiting lemburi merupakan salah satu makanan khas Pemalang.

Kepiting lemburi merupakan sebutan lain untuk kepiting soka yang dikenal memiliki cangkang lunak.

Baca juga: Mampir ke Pemalang, Wajib Mencicipi Nasi Grombyang

Untuk itu, Anda tidak kesulitan menikmati kepiting yang biasa kerepotan dengan cangkang yang keras.

3. Sate Loso

Sate loso merupakan salah satu makanan khas Pemalang yang berbahan dasar daging kerbau atau daging sapi.

Nama sate loso diambil dari nama pelopor sate ini, yaitu pak Loso, yang berjualan sate secara turun temurun.

Sate loso berbahan daging khusus, supaya enak, empuk, dan bebas kolesterol.

Setelah diberi bumbu dan meresap, sate dibakar hingga setengah matang kemudian diberi bumbu, dan  diberi bakar hingga matang.

Sate loso dihidangkan dengan bumbu berwarna merah yang lembut dengan cita rasa manis, pedas, dan gurih.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gerindra Buka Peluang Koalisi Indonesia Maju Berlanjut di Pilkada Banyumas

Gerindra Buka Peluang Koalisi Indonesia Maju Berlanjut di Pilkada Banyumas

Regional
Cari Sampah, Pemulung Asal Semarang Temukan Mayat Bayi di Tong Sampah

Cari Sampah, Pemulung Asal Semarang Temukan Mayat Bayi di Tong Sampah

Regional
AC Tak Berfungsi, Pesawat Garuda Angkut Jemaah Haji Makassar 'Delay' 6 Jam

AC Tak Berfungsi, Pesawat Garuda Angkut Jemaah Haji Makassar "Delay" 6 Jam

Regional
Pasangan Remaja di Simalungun 2 Kali Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Pasangan Remaja di Simalungun 2 Kali Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Regional
2 Orang Panwascam Pilkada Magelang Diambil Sumpah Terpisah, Ada Apa?

2 Orang Panwascam Pilkada Magelang Diambil Sumpah Terpisah, Ada Apa?

Regional
Siti Aisyah Pilih Undur Diri dari Unri karena Tak Sanggup Bayar UKT

Siti Aisyah Pilih Undur Diri dari Unri karena Tak Sanggup Bayar UKT

Regional
Banjir Bandang di OKU, 5 Orang di Dalam Truk dan Mobil Hilang Terseret

Banjir Bandang di OKU, 5 Orang di Dalam Truk dan Mobil Hilang Terseret

Regional
Update Banjir di Landak Kalbar, Dampak, dan Status Tanggap Darurat Bencana

Update Banjir di Landak Kalbar, Dampak, dan Status Tanggap Darurat Bencana

Regional
Bayi Merah Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Pepaya Tanpa Pakaian di Cilacap

Bayi Merah Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Pepaya Tanpa Pakaian di Cilacap

Regional
Pulang Beli Pulsa, Remaja di Pontianak Diperkosa Bos Bengkel Cat

Pulang Beli Pulsa, Remaja di Pontianak Diperkosa Bos Bengkel Cat

Regional
Pemulung di Tembalang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Tong Sampah

Pemulung di Tembalang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik di Tong Sampah

Regional
Banjir Kepung Landak Kalbar, 37 Desa Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Kepung Landak Kalbar, 37 Desa Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Dusun di 2 Kecamatan Pinggiran Rawa Pening Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Dusun di 2 Kecamatan Pinggiran Rawa Pening Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Regional
Kunjungi Pegi, Sang Ibu: Jika Tidak Melakukan, Jangan Katakan Iya meski Wajahmu sampai Bonyok

Kunjungi Pegi, Sang Ibu: Jika Tidak Melakukan, Jangan Katakan Iya meski Wajahmu sampai Bonyok

Regional
Jelang Penutupan, 21 Orang Daftar Bakal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo lewat PDI-P

Jelang Penutupan, 21 Orang Daftar Bakal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo lewat PDI-P

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com