Kantor Balitbang Kalbar Terbakar, Bikin Panik karena Bersebelahan dengan SPBU

Kompas.com - 20/09/2022, 19:42 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terbakar, Selasa (20/9/2022) sore.

Api yang menghanguskan sebagian besar bangunan kantor tersebut semakin menambah panik warga karena bersebelahan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Baca juga: Sedang Jalan Cari Penumpang, Angkot di Kota Malang Tiba-tiba Terbakar

Sekretaris Daerah Kalbar Harisson mengatakan, saat ini api sudah berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran.

“Kita belum dapat laporan sumber apinya, tapi yang jelas bangunan ini menggunakan kayu yang mudah sekali terbakar,” kata Harisson di lokasi kebakaran, Selasa sore.

Berdasarkan pantauan, karena angin kencang, api semakin membesar dan nyaris membakar atas SPBU.

Harisson memastikan, pihaknya sesegara mungkin mencarikan kantor sementara untuk pegawai Balitbang Kalbar beraktivitas sehari-hari.

“Sesegara mungkin dicarikan tempat sementara untuk pegawai Balitbang bekerja,” tutup Harisson.

Baca juga: 30 Rumah Adat di Sumba Barat Daya NTT Terbakar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Regional
Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Regional
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Regional
Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Regional
3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

Regional
Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Regional
Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Regional
Gempa Sukabumi Hari Ini, 2 Bangunan Rumah dan Sekolah Hancur, Tidak Ada Korban Jiwa

Gempa Sukabumi Hari Ini, 2 Bangunan Rumah dan Sekolah Hancur, Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Ditangkap karena Rusak Mangrove, Kades di Tolitoli Terancam Hukuman 3-10 Tahun Penjara

Ditangkap karena Rusak Mangrove, Kades di Tolitoli Terancam Hukuman 3-10 Tahun Penjara

Regional
Wakil Wali Kota Pagaralam Meninggal, Sempat Mengeluh Sakit Dada Saat Main Badminton

Wakil Wali Kota Pagaralam Meninggal, Sempat Mengeluh Sakit Dada Saat Main Badminton

Regional
Pemprov NTB Berencana Atur Tarif Transportasi Online untuk Hindari Perang Harga

Pemprov NTB Berencana Atur Tarif Transportasi Online untuk Hindari Perang Harga

Regional
Dari Usaha Keripik Pisang, Wanita Ini Sekolahkan 5 Anak hingga Perguruan Tinggi

Dari Usaha Keripik Pisang, Wanita Ini Sekolahkan 5 Anak hingga Perguruan Tinggi

Regional
Angkut Ratusan Liter Miras Ilegal Pakai Truk, 2 Warga Kupang Ditangkap di Sikka

Angkut Ratusan Liter Miras Ilegal Pakai Truk, 2 Warga Kupang Ditangkap di Sikka

Regional
Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Rusak Hutan Mangrove, Bupati Alor: Itu Tanah Saya Beli

Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Rusak Hutan Mangrove, Bupati Alor: Itu Tanah Saya Beli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.