Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Kejadian "Walkout", Gibran Dijadwalkan Bertemu PKS Besok Siang di Loji Gandrung

Kompas.com - 13/09/2022, 22:19 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) direncanakan akan bertemu dengan Wali Kota Solo sekaligus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Gibran Rakabuming Raka.

Dalam agenda Wali Kota Solo, pertemuan itu akan digelar pada Rabu (14/9/2022) sekitar pukul 12.30 WIB di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Ikuti Demo BBM, Fraksi PKS Pilih Walkout dari Rapat Paripurna DPRD Solo yang Dihadiri Gibran

Sebelum penjadwalan ini, Gibran Rakabuming Raka mengaku pertemuan dengan PKS merupakan ajakannya untuk mendengar dan berdiskusi bersama.

"Sudah saya jawil (ajak), Pak kalau butuh ngobrol sama saya, ayo ketemu. (Dijawab) iya siap, (waktunya) minggu depan ya ? Iya siap gitu," kata Gibran Rakabuming Raka saat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Solo, seusai Fraksi PKS walkout mengikuti demo kenaikan harga BBM, Jumat (9/9/2022).

Saat itu, suami Selvi Ananda sedikit membocorkan rencana pertemuan, yang dimungkinkan membahas berbagai permasalahan.

"Mungkin hasil demo, aspirasi teman-teman waktu demo atau lain-lain," ujarnya.

Seperti diketahui, PKS merupakan partai oposisi dari partai yang melahirkan Gibran. Bahkan, selama ini PKS sangat getol melakukan kritik terhadap kinerja Gibran.

"Ndak apa-apa (selama ini mengkritik), malah bagus. Saya ingin mendengar keluhan-keluhannya," lanjutnya. 

Diberitakan sebelumnya, berikut beberapa catatan PKS selama kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka dengan Teguh Prakoso memimpin Kota Solo.

Pertama, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2021 menurun dibandingkan pada 2020. Dari semula sebesar Rp 475 miliar di tahun 2020 menjadi Rp 408 miliar di tahun 2021.

Kedua, sesuai data BPS Kota Solo 2021, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Solo pada 2021 sebesar 82,62. Angka tersebut mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun 2020 sebesar 82,21.

Baca juga: PKS Sumedang Tolak Kenaikan Harga BBM, Inflasi Bisa Naik 11 Persen, Bebani Keuangan Daerah

Ketiga, PKS mengapreasiasi pembangunan rel layang (elevated rail) di Simpang Joglo, Banjarsari dan pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed.

Keempat, adanya catatan sisi penduduk miskin di Kota Surakarta meningkat dari 9,03 persen di 2020 menjadi 9,4 persen atau 48.790 penduduk pada 2021.

Catatan kelima, terkait Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di tahun 2021 baru sekitar 7,60 persen dari luas wilayah Kota. Hal tersebut tidak sesuai pencapaian target RTH adalah sebesar 20 persen.

Keenam, Gaya Kepemimpinan Mas Wali yang kurang ngemong, sehingga Wali Kota seperti di menara gading. Komunikasi kurang baik dengan stakeholder terkait.

Terakhir, PKS Solo menyoroti masalah ketertiban administrasi mengenai Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pemerintah Kota Solo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

'Crazy Rich' Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

"Crazy Rich" Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Regional
Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Regional
Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Regional
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Regional
Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Regional
4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

Regional
825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

Regional
Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan 'The Legend Of Biadab'

Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan "The Legend Of Biadab"

Regional
Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com