Kompas.com - 12/09/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Seorang ayah di Sukabumi yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) tewas tenggelam usai menyelamatkan kedua anaknya.

Jasad korban bernama Deden Dudi Iskandar (43) di laut sekitar Pelabuhan Ratu, Senin (12/9/2022).

Deden diketahui hilang usai menyelamatkan kedua anaknya yang terseret arus di Pantai Citepus, Pelabuhan Ratu, pada Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Mayat Pria Bercelana Pendek Ditemukan di Hutan Perhutani Gegerbitung Sukabumi

"Jasad korban masih pakai singlet, masih bagus singletnya dan masih pakai celana bahan warna hitam," ujar Komandan Tim Basarnas Pos SAR Sukabumi I Made Adhika.

Lokasi penemuan jasad

Menurut Adhika, Tim SAR segera melakukan pencarian pasca-insiden yang menimpa Deden. Setelah menelusuri sejumlah titik, jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang.

Lokasi penemuan jasad Deden sekitar berjarak 3 mil dari titik hilang.

Baca juga: PNS Meninggal Usai Selamatkan 2 Anaknya yang Terseret Ombak di Pantai Citepus Pelabuhan Ratu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru, Mendag Zulkifli Hasan Pastikan Stok Aman

Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Nataru, Mendag Zulkifli Hasan Pastikan Stok Aman

Regional
Butuh Uang Buat Bayar Arisan dan Utang Pinjol, IRT di Banjarmasin Nekat Curi Peralatan Pemadam Kebakaran

Butuh Uang Buat Bayar Arisan dan Utang Pinjol, IRT di Banjarmasin Nekat Curi Peralatan Pemadam Kebakaran

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Natal Bersama di Biak Numfor, Sebut Papua Daerah Paling Toleran

Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Natal Bersama di Biak Numfor, Sebut Papua Daerah Paling Toleran

Regional
Kedatangan Anies Baswedan ke Riau Masih Terkendala Izin Keramaian

Kedatangan Anies Baswedan ke Riau Masih Terkendala Izin Keramaian

Regional
Ketika Zulhas dan Erick Thohir Bayari Belanjaan Emak-emak di Pasar Rasamala Semarang

Ketika Zulhas dan Erick Thohir Bayari Belanjaan Emak-emak di Pasar Rasamala Semarang

Regional
Rekonstruksi Pembunuhan Istri di Bima, Pelaku Peragakan 38 Adegan

Rekonstruksi Pembunuhan Istri di Bima, Pelaku Peragakan 38 Adegan

Regional
Anggota Brimob Polda Lampung Gugur Ditembak KKB Dianugerahi Kenaikan Pangkat

Anggota Brimob Polda Lampung Gugur Ditembak KKB Dianugerahi Kenaikan Pangkat

Regional
Tiga SMP dan Sembilan SD di Banjarmasin Terdampak Banjir Rob, Disdik Persilakan Sekolah Gelar Belajar Jarak Jauh

Tiga SMP dan Sembilan SD di Banjarmasin Terdampak Banjir Rob, Disdik Persilakan Sekolah Gelar Belajar Jarak Jauh

Regional
Ditanya Soal Surat Panggilan Penerima Bantuan, Kadus di Pangandaran Pukul Ketua RT Saat Acara Hajatan Warga

Ditanya Soal Surat Panggilan Penerima Bantuan, Kadus di Pangandaran Pukul Ketua RT Saat Acara Hajatan Warga

Regional
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dilakukan Mahasiswa FSRD UNS, Kampus Sedang Investigasi

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dilakukan Mahasiswa FSRD UNS, Kampus Sedang Investigasi

Regional
Aktivis Lingkungan Ini Sebut Banyak Tambang Ilegal di Blora, Timbulkan Bencana

Aktivis Lingkungan Ini Sebut Banyak Tambang Ilegal di Blora, Timbulkan Bencana

Regional
Habiskan Rp 28 Miliar, Jembatan Mojo Solo Dibuka Lagi Setelah 3 Bulan Revitalisasi

Habiskan Rp 28 Miliar, Jembatan Mojo Solo Dibuka Lagi Setelah 3 Bulan Revitalisasi

Regional
Warga Dharmasraya Sumbar Kirim Bantuan 1,4 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur

Warga Dharmasraya Sumbar Kirim Bantuan 1,4 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur

Regional
Bakal Caleg DPR RI Pemula Bermunculan di Jateng, Salah Satunya Wanita Kelahiran 1995 Ini

Bakal Caleg DPR RI Pemula Bermunculan di Jateng, Salah Satunya Wanita Kelahiran 1995 Ini

Regional
Kala Arsitek Terjun ke Lokasi Gempa Cianjur, Bangun Shelter dan Tenda Bambu Pengungsi

Kala Arsitek Terjun ke Lokasi Gempa Cianjur, Bangun Shelter dan Tenda Bambu Pengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.