Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Kecolongan, Ganjar Minta Disnaker Buka Layanan Pengaduan untuk Penyaluran BSU

Kompas.com - 12/09/2022, 19:12 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di 35 kabupaten atau kota membuka layanan aduan untuk mengawal penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU), Senin (12/9/2022).

Pasalnya, ia tak ingin pengalaman kecolongan tahun lalu terulang kembali. Terdapat beberapa ASN yang menerima BSU tersebut.

Padahal semestinya bantuan ini menyasar pekerja upah rendah di bawah Rp 3,5 juta dan tidak termasuk ASN, TNI atau Polri.

“Sehingga kita bisa mengawal dan tidak boleh ada penyalahgunaan, siapa pun dia, jangan sampai!” tegas Ganjar dalam sosialisasi penyaluran BSU yang digelar secara virtual melalui YouTube Channel Disnakertrans Jateng.

Baca juga: BSU Sebesar Rp 600.000 Tahap 1 Cair, 2.038.140 Pekerja Jateng Terima Bantuan Secara Bertahap

Ganjar juga mengingatkan agar para ASN menjaga integritas dan mengutamakan pelayanan masyarakat. Terlebih melihat kondisi krisis yang dialami masyarakat kecil.

Sementara itu, kriteria penerima BSU merupakan pekerja upah di bawah Rp 3,5 jjuta dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022.

“WNI yang punya NIK, mereka peserta aktif dalam jaminan sosial ketenagakerjaan, maka yang belum aktif bisa nggak dapat ini, karena kalau sudah aturan clear. Maka, bayarlah BPJS tenaga kerjanya,” terang Ganjar.

Baca juga: UMR DI Yogyakarta di Bawah Rp 3,5 Juta, Semua Pekerja di Gunungkidul Berpotensi Dapat BSU

Penyaluran BSU ini merupakan ketiga kalinya yang diupayakan Kementrian Ketenagakerjaan RI yang digelontorkan sejak awal pandemic covid-19.

Meski angka yang disalurkan lebih sedikit dari sebelumnya, yakni Rp 600.000 Ganjar berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat.

Disebutkan dana BSU tahap pertama telah cair pada siang tadi. Penyaluran melalui tiga pintu, yakni Bank Himbara, Bank Syariah Indonesia, dan Kantor Pos Indonesia.

“Bank Himbara ini di antaranya bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN,” jelasnya.

Tercatat sebanyak 2.038.105 calon penerima BSU Jateng. Sementara data penerima yang telah diserahkan pada Kemnaker tahap 1 sebanyak 924.073 pekerja atau setara dengan presentase 45,39 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu Penculikan Anak Resahkan Orangtua di Bangkalan

Isu Penculikan Anak Resahkan Orangtua di Bangkalan

Regional
Viral Video Preman Keluarkan Jurus Silat Saat Ditangkap Polisi Usai Ancam Bakar Minimarket

Viral Video Preman Keluarkan Jurus Silat Saat Ditangkap Polisi Usai Ancam Bakar Minimarket

Regional
RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

Regional
Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Regional
Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Regional
Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Regional
[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

Regional
Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Regional
20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

Regional
Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Regional
Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Regional
Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Regional
Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Regional
Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.