Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mamberamo Raya Papua Diguncang 4 Gempa Tektonik, Tak Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 10/09/2022, 09:18 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

JAYAPURA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat rangkaian 4 gempa bumi tektonik mengguncang Mamberamo Raya, Papua, pada Sabtu (10/9/2022).

Berdasarkan keterangan Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, gempa terjadi mulai pukul 06.31 WIB sampai pukul 07.05 WIB.

Baca juga: Gempa Darat Magnitudo 6,2 Guncang Mamberamo Papua

Merujuk pada analisis BMKG, gempa ini memiliki parameter update antara lain gempa pertama, magnitudo M6,1.

Kemudian gempa kedua M5,9, ketiga M5,5, dan gempa keempat M6,2. Episentrumnya terletak pada 2,21° LS ; 138,25° BT.

Tepatnya berada di darat pada jarak 8 km arah timur laut Mamberamo Tengah, Mamberamo Raya, Papua, pada kedalaman 19 km.

Daryono menjelaskan, dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut termasuk jenis dangkal akibat adanya aktivitas sesar Anjak Mamberamo.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa keempat gempabumi yang tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust-fault)," jelas Daryono.

Daryono melanjutkan, gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Sarmi dengan skala intensitas IV MMI.

Kemudian daerah Mamberamo dengan skala intensitas III MMI, lalu Jayapura dengan skala intensitas II MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan sebagai dampak gempa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tegas Daryono.

Baca juga: Gempa M5,2 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com