Kompas.com - 17/08/2022, 18:03 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang warga binaan atau narapidana kasus terorisme memperoleh pengurangan masa pidana (remisi) tepat pada HUT ke-77 RI, di Lapas Kelas IIA Magelang, Rabu (17/8/2022).

Dengan remisi tersebut, narapidana itu akan bebas bersyarat pada 24 Agustus 2022 mendatang

Kepala Lapas Kelas IIA Magelang, Satriyo Waluyo menjelaskan, satu narapidana itu telah divonis hakim menjalani hukuman 4 tahun  karena terlibat kasus terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Yogyakarta.

Baca juga: 7.511 Narapidana Diberi Remisi, Ganjar: Semua Lapas Over Capacity

Menurut Satriyo, narapidana itu sudah menyatakan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia juga tampak mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-77 RI di lapangan Lapas setempat.

"Dia terlibat kasus terorisme di Yogyarakta, (masuk jaringan) JAD. Tahun ini yang bersangkutan memperoleh remisi 3 bulan," kata Satriya, usai penyerahan SK remisi di Lapas Kelas IIA Magelang, Jawa Tengah, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: 1.276 Napi di Nusakambangan Dapat Remisi, 48 Langsung Bebas

Dijelaskan, narapidana kasus terorisme dapat diusulkan menerima remisi dan bebas bersyarat apabila memenuhi ketentuan, di antaranya telah menjalani hukuman minimal dua pertiga masa pidana, berkelakuan baik, ada penanggungjawabnya, dan ada kesanggupan pihak keluarga untuk menerimanya kembali. 

"Untuk kasus terorisme harus ada kesanggupan keluarga untuk menerimanya kembali. Kalau narapidana kasus lain, yang penting sudah memenuhi syarat, bisa tanpa ada kesanggupan keluarga. Justru harus segera keluar (bebas)," imbuh Satriyo.

Satriyo menyebutkan, narapidana kasus terorisme di Lapas Kelas IIA Magelang ada 3 orang. 

Dua orang lainnya masih belum mengakui NKRI. Keduanya juga belum diusulkan untuk mendapatkan remisi karena belum memenuhi syarat. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pekan Pencarian Korban Gempa Cianjur, 78 Orang Ditemukan Tewas, Sisa 11 Orang

Dua Pekan Pencarian Korban Gempa Cianjur, 78 Orang Ditemukan Tewas, Sisa 11 Orang

Regional
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Tewasnya Sopir Taksi Online di Tempat Karaoke Purworejo

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Tewasnya Sopir Taksi Online di Tempat Karaoke Purworejo

Regional
Pemprov NTB Kirim Bantuan Produk Lokal ke Cianjur, Ada Ayam Taliwang hingga Sate Rembige

Pemprov NTB Kirim Bantuan Produk Lokal ke Cianjur, Ada Ayam Taliwang hingga Sate Rembige

Regional
Kisah Briptu Ayu Saidevy, Polwan Polda Kaltim yang Mengemban Misi Kemanusiaan di Bangui Afrika Tengah

Kisah Briptu Ayu Saidevy, Polwan Polda Kaltim yang Mengemban Misi Kemanusiaan di Bangui Afrika Tengah

Regional
Penabrak Pasien hingga Tewas di RS WZ Johannes Kupang Ternyata Office Boy, Pegang Kemudi meski Tak Mahir

Penabrak Pasien hingga Tewas di RS WZ Johannes Kupang Ternyata Office Boy, Pegang Kemudi meski Tak Mahir

Regional
Pesan Kapolda NTT Saat Lepas 105 Personelnya ke Papua: Menangkan Hati Masyarakat agar Makin Cinta NKRI

Pesan Kapolda NTT Saat Lepas 105 Personelnya ke Papua: Menangkan Hati Masyarakat agar Makin Cinta NKRI

Regional
Dijanjikan Proyek Rp 36 M di Kompleks Stadion Jakabaring, Pria di Lampung Tertipu Rp 675 Juta, Pelaku Catut Nama Gubernur Sumsel

Dijanjikan Proyek Rp 36 M di Kompleks Stadion Jakabaring, Pria di Lampung Tertipu Rp 675 Juta, Pelaku Catut Nama Gubernur Sumsel

Regional
Bocah SD di Luwu Diduga Diperkosa 9 Pria, 1 Pelaku Ditangkap

Bocah SD di Luwu Diduga Diperkosa 9 Pria, 1 Pelaku Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap DDS Racuni Orangtua dan Kakaknya di Magelang Terinsipirasi dari Kasus Munir hingga Mirna

Polisi Ungkap DDS Racuni Orangtua dan Kakaknya di Magelang Terinsipirasi dari Kasus Munir hingga Mirna

Regional
Soal Kapan Gempa Susulan Cianjur Berhenti, Ini Prediksi BMKG

Soal Kapan Gempa Susulan Cianjur Berhenti, Ini Prediksi BMKG

Regional
Sopir Taksi Online Dianiaya hingga Tewas di Parkiran Kafe, Para Pengusaha Karaoke Diminta Tutup 7 Hari

Sopir Taksi Online Dianiaya hingga Tewas di Parkiran Kafe, Para Pengusaha Karaoke Diminta Tutup 7 Hari

Regional
Perusahaan Jepang Tertarik Rekrut Lulusan SMK dari Tasikmalaya, Disebut Santun, Rajin dan Religius

Perusahaan Jepang Tertarik Rekrut Lulusan SMK dari Tasikmalaya, Disebut Santun, Rajin dan Religius

Regional
Kisah Pemuda 22 Tahun di Kupang, Alami Jantung Bocor sejak Bayi, Belum Bisa Dioperasi karena Kendala Biaya

Kisah Pemuda 22 Tahun di Kupang, Alami Jantung Bocor sejak Bayi, Belum Bisa Dioperasi karena Kendala Biaya

Regional
Stadion Manahan Jadi Tuan Rumah Liga 1, Gibran: Jika 7 Pertandingan Berhasil, Januari Pakai Penonton

Stadion Manahan Jadi Tuan Rumah Liga 1, Gibran: Jika 7 Pertandingan Berhasil, Januari Pakai Penonton

Regional
Festival Moderasi Beragama, Umat Hindu Menari di Kompleks Candi Prambanan

Festival Moderasi Beragama, Umat Hindu Menari di Kompleks Candi Prambanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.