Ada Wacana Anak SD Banyumas Masuk 5 Hari, Anggota DPRD: Anak Sekolah Itu Bukan Orang Kerja

Kompas.com - 28/07/2022, 13:32 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Wacana anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Banyumas, Jawa Tengah, masuk lima hari ditentang anggota DPRD bernama Mustofa.

Mustofa yang menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Banyumas ini menyatakan tidak sepakat dengan rencana tersebut.

"Anak sekolah itu bukan orang kerja. Proses pendidikan jangan lima hari kerja, tetap enam hari," tegas Mustofa kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Uji Coba 5 Hari Sekolah bagi Siswa SD Negeri di Banyumas Akan Dimulai 1 Agustus

Menurut Mustofa, rencana tersebut bertentangan dengan semangat pembelajaran, karena tidak efektif dan berpengaruh terhadap proses belajar siswa.

"Setelah pukul 13.00 WIB ke atas sudah tidak jelas proses pembelajarannya," ujar Mustofa. Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Banyumas, Imam Afhas.

Afhas dengan tegas menolak rencana tersebut. Pasalnya penambahan jam belajar akan membuat kondisi fisik anak kelelahan.

"Yang sudah terbiasa mengaji di TPQ setelah pulang sekolah akan kelelahan. Kegiatan pendidikan keagamaan di TPQ jadi tidak bisa," kata Afhas.

Kondisi itu, menurut Afhas, akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak, karena minim mendapatkan pendidikan agama.

"Ini akan memberikan dampak negatif bagi anak-anak nantinya, karena bagaimanapun pendidikan agama itu penting," ujar Afhas.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akan melakukan uji coba penerapan lima hari sekolah bagi siswa SDN.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, uji coba rencananya akan diberlakukan selama tiga bulan mulai dari tanggal 1 Agustus mendatang.

"Dengan pertimbangan supaya lebih efektif lagi sistem belajar mengajar maka mulai 1 Agustus akan diuji coba belajar lima hari," kata Husein kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Kemenko PMK Anggap Polemik Program 5 Hari Sekolah karena Persoalan Sosialisasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

Regional
4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

Regional
Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Regional
Buang Bayinya dari Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Kalsel Syok dan Menyesal

Buang Bayinya dari Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Kalsel Syok dan Menyesal

Regional
Ada 11 Napi Teroris di Banten, 3 Sudah Ikrar Setia ke NKRI

Ada 11 Napi Teroris di Banten, 3 Sudah Ikrar Setia ke NKRI

Regional
Terkatung-katung di Laut Jawa, 3 WNA Dievakuasi ke Jakarta

Terkatung-katung di Laut Jawa, 3 WNA Dievakuasi ke Jakarta

Regional
500 Polisi dan TNI di Ambon Dikerahkan Jelang Laga Belanda Vs Argentina, 17 Titik Jalan Disekat

500 Polisi dan TNI di Ambon Dikerahkan Jelang Laga Belanda Vs Argentina, 17 Titik Jalan Disekat

Regional
Percikan Api di Lubang Penuh Metana Diduga sebab Tambang di Sawahlunto Meledak

Percikan Api di Lubang Penuh Metana Diduga sebab Tambang di Sawahlunto Meledak

Regional
Korban Terakhir Ledakan Tambang di Sawahlunto Ditemukan, Total 10 Orang Tewas

Korban Terakhir Ledakan Tambang di Sawahlunto Ditemukan, Total 10 Orang Tewas

Regional
Indeks Pencegahan Korupsi Raih Skor Tertinggi, Semarang Jadi Kota Terbaik Pencegahan Korupsi

Indeks Pencegahan Korupsi Raih Skor Tertinggi, Semarang Jadi Kota Terbaik Pencegahan Korupsi

Regional
Ungkap Penyebab Kebakaran yang Tewaskan 2 Orang di Ambon, Polda Maluku Akan Datangkan Puslabfor Makassar

Ungkap Penyebab Kebakaran yang Tewaskan 2 Orang di Ambon, Polda Maluku Akan Datangkan Puslabfor Makassar

Regional
Iriana Jokowi: Pasti Selalu Bahagia Ya Le...

Iriana Jokowi: Pasti Selalu Bahagia Ya Le...

Regional
Video Viral Abu Bakar Ba'asyir Doakan Pernikahan Kaesang dan Erina: Semoga Perkawinan Ini Diberkahi Allah SWT

Video Viral Abu Bakar Ba'asyir Doakan Pernikahan Kaesang dan Erina: Semoga Perkawinan Ini Diberkahi Allah SWT

Regional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung DPRD PALI Sumsel, 2 Orang Ditahan

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung DPRD PALI Sumsel, 2 Orang Ditahan

Regional
Ini Lokasi Parkir Pesta Rakyat Pernikahan Kaesang-Erina, Dianjurkan Naik BST atau Feeder

Ini Lokasi Parkir Pesta Rakyat Pernikahan Kaesang-Erina, Dianjurkan Naik BST atau Feeder

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.