Kompas.com - 18/07/2022, 19:20 WIB

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, sistem zonasi sekolah atau jalur penerimaan siswa berdasarkan zona tempat tinggal dilakukan untuk pemerataan kualitas pendidikan.

Namun, dia menilai sistem zonasi seharusnya tidak hanya membatasi persebaran murid saja, tapi juga melihat aspek lain, seperti guru dan fasilitas.

“Kalau membuat pemerataan kualitas pendidikan menurut saya yang dibatasi jangan muridnya. Yang diputer adalah gurunya. Guru yang berkualitas didistribusi secara proporsional. Dengan seperti itu maka ada transfer system,” katanya dalam siaran pers, Senin (18/7/2022).

Pria yang akrab disapa Jekek itu menyebutkan, pemerataan kualitas pendidikan yang berfokus pada satu aspek saja akan banyak mengalami kendala.

“Kalau ada pembatasan zonasi untuk menuju kualitas pendidikan, tetapi gurunya tidak setara dan fasilitas tidak setara maka berkualitas tidak pada akhirnya,” ujarnya.

Baca juga: Genjot Capaian Vaksinasi Booster, Bupati Wonogiri Terapkan Strategi Khusus

Oleh karenanya, Jekek menegaskan kualifikasi pemerataan pendidikan harusnya mencakup fasilitas dan guru yang sesuai standar.

Dia mencontohkan, setiap sekolah semestinya dipastikan memiliki guru dengan kompetensi yang baik. Untuk itu, perlu dilakukan inventarisasi dan perangkingan.

Lewat perangkingan tersebut, guru-guru akan didistribusikan ke sekolah yang membutuhkan sehingga memiliki tenaga pengajar yang berkompetensi lebih baik.

Jekek menuturkan, model penerimaan peserta didik baru 2022 tingkat SD dan SMP di Kabupaten Wonogiri berjalan lancar.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri pada 2022 menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan model zonasi rukun tetangga (RT).

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.