Setiap Rabu, Pegawai Pemkot Semarang Dilarang Menggunakan Kendaraan Pribadi, Ini Sebabnya

Kompas.com - 06/07/2022, 11:30 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Setiap hari Rabu selama bulan Juli 2022, aparatur sipil negara (ASN) Kota Semarang dilarang menggunakan transportasi pribadi dalam rangka pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022.

Pelarangan menggunakan kendaraan bermotor pribadi berlaku bagi seluruh pegawai Pemerintah Kota Semarang, pimpinan, manajemen, dan pegawai di lokasi usaha dan/atau kegiatan di kota Semarang.

Para pegawai disarankan untuk beralih ke sepeda, kendaraan umum dan kendaraan online yang dimulai hari ini.

Baca juga: Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Pantauan di lapangan, beberapa pegawai di Kota Semarang sudah terlihat menggunakan transportasi umum seperti angkot, bus dan transportasi online.

Kepala Dinas Pertanian (Kadispertan) Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengaku memilih menggunakan transportasi online atau ojek online (ojol) lantaran lebih efisien.

"Kebetulan saya hanya satu orang jadi lebih enak pakai ojol," kata Hernowo saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (6/7/2022).

Menurutnya, kewajiban tidak menggunakan transportasi pribadi adalah pengalaman penting.

Dia berharap dengan program tersebut dapat mengurangi polusi asap kendaraan di Kota Semarang.

"Ini juga bisa mengurangi kemacetan juga," kata dia.

Dia menceritakan, pegawai di lingkungan Dispertan Kota Semarang cukup antusias dengan program tersebut. Beberapa pegawai juga naik angkot hingga kantor.

"Tadi banyak yang pakai angkot. Mereka senang dan antusias," ucapnya.

Selain untuk kesehatan lingkungan, dengan menggunakan transportasi umum akan membuat roda perekonomian di Kota Semarang semakin baik.

"Kalau menggunakan transportasi umum otomatis kita juga menggerakkan perekonomian di Kota Semarang," paparnya.

Baca juga: Saat Dampingi Jokowi di Semarang, Ganjar Diteriaki Warga Ganteng Seperti Arjuna

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Kota Semarang Sugeng Dilianto juga tidak menggunakan kendaraan pribadi.

"Saya hari ini juga tidak menggunakan kendaraan pribadi. Tadi saya diantar istri," paparnya.

Seperti diketahui, dalam rangka pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022 yang bertemakan "Satu Bumi Untuk Masa Depan" Pemerintah Kota Semarang mengadakan rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2022 berupa kampanye dan edukasi.

Kampanye dan edukasi tersebut berupa pelarangan menggunakan kendaraan bermotor pribadi bagi seluruh pegawai Pemerintah Kota Semarang, seluruh pimpinan, manajemen, dan pegawai di lokasi usaha dan/atau kegiatan di kota Semarang, untuk beralih ke sepeda, kendaraan umum dan kendaraan online.

Program tersebut akan diselenggarakan setiap hari Rabu selama bulan Juli 2022, dimulai pada Rabu (6/7/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

Regional
Tidak Miliki Izin Ponpes, Izin Padepokan Pijat Tradisional Samsudin Dicabut, Ini Kata Pengamat Hukum

Tidak Miliki Izin Ponpes, Izin Padepokan Pijat Tradisional Samsudin Dicabut, Ini Kata Pengamat Hukum

Regional
Diduga Akibat Kompor Meledak, 3 Rumah di Nagekeo Terbakar

Diduga Akibat Kompor Meledak, 3 Rumah di Nagekeo Terbakar

Regional
Rumah di Bima Ludes Terbakar, Api Berasal dari Ledakan Televisi

Rumah di Bima Ludes Terbakar, Api Berasal dari Ledakan Televisi

Regional
10 Ragam Bahasa Daerah di Aceh, Salah Satunya Bahasa Aceh

10 Ragam Bahasa Daerah di Aceh, Salah Satunya Bahasa Aceh

Regional
Kisah Ekky, Anak Muda Pengrajin Wayang Kulit yang Eksis di Kota Semarang

Kisah Ekky, Anak Muda Pengrajin Wayang Kulit yang Eksis di Kota Semarang

Regional
Polisi Lakukan Tes DNA Kasus ASN Cabuli Anak Kandung di Buton Tengah, Hasilnya Tak Terbantahkan

Polisi Lakukan Tes DNA Kasus ASN Cabuli Anak Kandung di Buton Tengah, Hasilnya Tak Terbantahkan

Regional
Kapolda Maluku Minta Jajarannya Tindak Tegas Penambang Ilegal di Gunung Botak

Kapolda Maluku Minta Jajarannya Tindak Tegas Penambang Ilegal di Gunung Botak

Regional
Sampah Sungai Tantangan Mangrove di Pesisir Pantai Kulon Progo

Sampah Sungai Tantangan Mangrove di Pesisir Pantai Kulon Progo

Regional
Wanita di Bantul Curi Sepeda Motor Tanpa Alat Bantu

Wanita di Bantul Curi Sepeda Motor Tanpa Alat Bantu

Regional
Polisi Ungkap Penimbunan Ribuan Liter Solar Subsidi di Minahasa Tenggara

Polisi Ungkap Penimbunan Ribuan Liter Solar Subsidi di Minahasa Tenggara

Regional
Ingin Keluar dari Ekskul Paskibraka, Siswa SMA di Lombok Tengah Diduga Dianiaya Senior

Ingin Keluar dari Ekskul Paskibraka, Siswa SMA di Lombok Tengah Diduga Dianiaya Senior

Regional
Hujan Batu Bara di Bandung Barat, Ternyata Cerobong Pabrik Peleburan Logam Tak Sesuai Standar

Hujan Batu Bara di Bandung Barat, Ternyata Cerobong Pabrik Peleburan Logam Tak Sesuai Standar

Regional
Alpukat Kalibening di Kabupaten Semarang Diminati Pasar Nigeria

Alpukat Kalibening di Kabupaten Semarang Diminati Pasar Nigeria

Regional
Kisah 2 Anak Nelayan Miskin, Menderita Hydrocephalus dan Lumpuh, Belum Terdaftar DTKS

Kisah 2 Anak Nelayan Miskin, Menderita Hydrocephalus dan Lumpuh, Belum Terdaftar DTKS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.