Kompas.com - 24/06/2022, 19:16 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku melimpahkan berkas perkara kasus jual beli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksan Negeri Ambon.

Penyerahan berkas perkara dan para tersangka itu dilakukan penyidik di Kantor Kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (23/6/2022) pukul 17.30 WIT.

Baca juga: Saat Oknum Polisi di Ambon Jadi Beking Bandar Narkoba…

Terdapat lima tersangka yang diserahkan penyidik ke JPU, yakni pengusaha BBM berinisial YA (50), karyawan SPBU Pohon Pule Ambon berinisial HH (34), sopir dump truck berinisial BR (47), operator SPBU Pohon Pule IDT (25), dan karyawan kontrak SPBU Pohon Pule berinisial SK (19).

“Kelima tersangka sudah diserahkan ke JPU kemarin setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap atau P21,” kata Plh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Denny Abrahams di Ambon, Jumat (24/6/2022).

Kelima tersangka ini diduga melakukan penyimpangan penjualan BBM bersubsidi jenis bio solar di SPBU 83.971.01 Pohon Pule, Jalan dr Tamaela, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (26/4/2022).

Atas perbuatan tersebut, polisi menjerat para terdakwa dengan Pasal 55 juncto Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam paragraf 5 bidang energi dan sumber daya mineral Pasal 40 angka (9) juncto Pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

“Sebelum diserahkan ke kejaksaan para tersangka terlebih dahulu diperiksa kesehatannya di rumah sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diserahkan penyidik telah dititipkan di Rumbasan. Barang bukti yang dititipkan itu berupa BBM jenis solar bersubsidi yang terisi dalam 24 jeriken ukuran 20 liter dengan jumlah kurang lebih 480 liter.

Selanjutnya satu buah kunci kontak, satu buah terpal berukuran 2x3 cm biru, satu buah papan kayu berukuran 1 cm, satu selang plastik diameter dengan panjang 1,5 meter, dan 27 jeriken plastik ukuran 20 liter kosong.

“Barang bukti lain yang diserahkan berupa dua unit handphone, satu lembar dokumen pencatatan transaksi penjualan tertanggal 26 April 2022 di SPBU, dan uang tunai hasil penjualan BBM sejumlah Rp 1.200.000,” ungkapnya.

Baca juga: Terima Kiriman Sabu dari Jakarta, 2 Oknum Polisi di Ambon Ditangkap

Selain itu, penyidik ikut menyerahkan dua lembar dokumen pencatatan transaksi penjualan pada 26 April 2022 di SPBU 83.971.01 disertai uang tunai Rp 900.000.

“Dengan penyerahan para tersangka dan barang bukti ke JPU maka kasus tersebut kini menjadi kewenangan jaksa,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Balla Lompoa di Sulsel, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Balla Lompoa di Sulsel, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Antisipasi BMKG jika Gempa M 8,5 Terjadi Saat KTT G20 di Bali, Sejumlah Lokasi Aman Disiapkan

Antisipasi BMKG jika Gempa M 8,5 Terjadi Saat KTT G20 di Bali, Sejumlah Lokasi Aman Disiapkan

Regional
Penyebab Pikap yang Ditumpangi Pegawai Dishub Terjun ke Jurang hingga Terbakar, Bawa Muatan Elpiji dan BBM

Penyebab Pikap yang Ditumpangi Pegawai Dishub Terjun ke Jurang hingga Terbakar, Bawa Muatan Elpiji dan BBM

Regional
Perkara Santri Bakar Santri yang Dipicu Prasangka, Korban Tolak Kumpulkan Ponsel hingga Dicurigai Taruh Putung Rokok di Kamar Pelaku

Perkara Santri Bakar Santri yang Dipicu Prasangka, Korban Tolak Kumpulkan Ponsel hingga Dicurigai Taruh Putung Rokok di Kamar Pelaku

Regional
KM Eno Karang Terbakar di Laut Aru, 98 Penumpang Selamat

KM Eno Karang Terbakar di Laut Aru, 98 Penumpang Selamat

Regional
Tangkap 3 Pengedar di Gorontalo, Polisi Sita 1.000 Butir Obat Keras

Tangkap 3 Pengedar di Gorontalo, Polisi Sita 1.000 Butir Obat Keras

Regional
Kadus di Belitung Tewas Saat Kencan dengan Perempuan di Kamar Hotel, Sebelumnya Sempat Ikut Rapat desa

Kadus di Belitung Tewas Saat Kencan dengan Perempuan di Kamar Hotel, Sebelumnya Sempat Ikut Rapat desa

Regional
Detik-detik Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Siram Pertalite ke Korban yang Tidur

Detik-detik Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Siram Pertalite ke Korban yang Tidur

Regional
Museum Adityawarman di Padang: Sejarah, Koleksi, Lokasi, dan Jam Buka

Museum Adityawarman di Padang: Sejarah, Koleksi, Lokasi, dan Jam Buka

Regional
Detik-detik Penjual Bensin Eceran di Tarakan Tertembak Polisi, Teriak: Saya Sepertinya Kena Peluru...

Detik-detik Penjual Bensin Eceran di Tarakan Tertembak Polisi, Teriak: Saya Sepertinya Kena Peluru...

Regional
Komnas HAM Beberkan Alasan Kunjungi Kediaman Lukas Enembe di Papua

Komnas HAM Beberkan Alasan Kunjungi Kediaman Lukas Enembe di Papua

Regional
Ungkap Kondisi Kesehatannya, Lukas Enembe: Ini Stroke, Bukan Main-main

Ungkap Kondisi Kesehatannya, Lukas Enembe: Ini Stroke, Bukan Main-main

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Oktober 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Oktober 2022

Regional
Tunjangan Ribuan Pegawai Belum Dibayar 2 Bulan, Pemkot Lhokseumawe Minta PNS Bersabar

Tunjangan Ribuan Pegawai Belum Dibayar 2 Bulan, Pemkot Lhokseumawe Minta PNS Bersabar

Regional
Reva, Juru Masak Perempuan Pekerja Trans Papua Hilang Sejak Penyerangan TPNPB, Sudah 3 Hari Belum Ditemukan

Reva, Juru Masak Perempuan Pekerja Trans Papua Hilang Sejak Penyerangan TPNPB, Sudah 3 Hari Belum Ditemukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.