Kompas.com - 18/06/2022, 06:06 WIB

KENDAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, memperpanjang penutupan pasar hewan hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini karena kasus penyakit mata dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kendal terus bertambah.

Data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Jumat (17/6/2022) ada 502 sapi dan 10 kerbau yang positif PMK.

Terkait hal itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk meminta bantuan obat dan vitamin untuk hewan yang terkena PMK. Pasalnya stok di Dinas Pertanian dan Pangan Kendal sudah hampir habis.

“Penutupan dilakukan sampai waktu yang belum terbatas. Kita lihat situasi dan kondisi,” kata Dico.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Hewan Ternak dari PMK di Cianjur Capai 90 Persen

Sementara itu, kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati menjelaskan total kasus PMK di Kendal ada 623 hewan.  Adapun rinciannya adalah kasus aktif 512, kasus baru 12, dan sembuh 101. Kemudian kasus membaik 213, mati 1 dan yang dipotong 9 ekor. Pihaknya, saat ini masih meminta bantuan obat dan vitamin ke provinsi.

“Obat masih ada, tapi terbatas,” ujar Pandu.

Pandu berharap, kasus PMK di Kabupaten Kendal cepat hilang, sebab Idul Adha hampir tiba. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Terdaftar di BKN, Ratusan Tenaga Kesehatan di Kota Bima Ancam Mogok

Tidak Terdaftar di BKN, Ratusan Tenaga Kesehatan di Kota Bima Ancam Mogok

Regional
Penembakan Pekerja di Teluk Bintuni, Polisi: Ada 4 Korban Meninggal Dunia

Penembakan Pekerja di Teluk Bintuni, Polisi: Ada 4 Korban Meninggal Dunia

Regional
Kreasi Kuliner Unik Pempek 'Bingen', Ibu di Palembang Buat Pempek Berbentuk Kue Jadul

Kreasi Kuliner Unik Pempek "Bingen", Ibu di Palembang Buat Pempek Berbentuk Kue Jadul

Regional
Nekat Curi 2 Ponsel Siswi SMA Saat Kelas Sepi, Seorang Remaja di NTT Ditangkap

Nekat Curi 2 Ponsel Siswi SMA Saat Kelas Sepi, Seorang Remaja di NTT Ditangkap

Regional
Jenazah DPO Teroris Terakhir di Poso, Askar Alias Pak Guru, Berhasil Dievakuasi

Jenazah DPO Teroris Terakhir di Poso, Askar Alias Pak Guru, Berhasil Dievakuasi

Regional
Pria di NTT yang Bacok 3 Temannya Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 10 Tahun Penjara

Pria di NTT yang Bacok 3 Temannya Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Nikah Siri dengan Panitera Tanpa Izin Istri Sah, Eks Hakim PN Serang Dipecat

Nikah Siri dengan Panitera Tanpa Izin Istri Sah, Eks Hakim PN Serang Dipecat

Regional
Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rp 166 Miliar, Pemkot Bima Serahkan Dokumen ke KPK

Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rp 166 Miliar, Pemkot Bima Serahkan Dokumen ke KPK

Regional
Pria di Bogor Tanam Ganja Dalam Rumah, Berdalih untuk Obati Kesedihan

Pria di Bogor Tanam Ganja Dalam Rumah, Berdalih untuk Obati Kesedihan

Regional
Ada Pelat Nomor Kendaraan Hijau di Batam, Bintan, dan Karimun

Ada Pelat Nomor Kendaraan Hijau di Batam, Bintan, dan Karimun

Regional
Pemkab Aceh Utara Buka 277 Formasi PPPK, Hanya untuk Guru

Pemkab Aceh Utara Buka 277 Formasi PPPK, Hanya untuk Guru

Regional
Marak Peretasan Situs Pemerintahan, Pemkot Padang Bentuk CSIRT

Marak Peretasan Situs Pemerintahan, Pemkot Padang Bentuk CSIRT

Regional
2 Nelayan Karimun yang Terdampar di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

2 Nelayan Karimun yang Terdampar di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

Regional
Palsukan Surat Terkait Seleksi Perangkat Desa, Kades di Blora Dijebloskan ke Rutan

Palsukan Surat Terkait Seleksi Perangkat Desa, Kades di Blora Dijebloskan ke Rutan

Regional
Cerita Farwiza Farhan Terbaring di RS Saat Terima Email Tokoh Dunia Time: Rasanya Campur Aduk

Cerita Farwiza Farhan Terbaring di RS Saat Terima Email Tokoh Dunia Time: Rasanya Campur Aduk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.