Kompas.com - 17/06/2022, 20:21 WIB

KOMPAS.com - Umumnya Kartu Keluarga (KK) memuat susunan anggota keluarga, hubungan, dan jumlah anggota keluarga.

Namun bagi anggota keluarga yang telah dewasa, adakalanya mereka menginginkan pecah Kartu Keluarga atau memiliki Kartu Keluarga yang terpisah.

Biasanya pecah Kartu Keluarga dilakukan bagi anggota keluarga yang baru menikah.

Tetapi, pecah Kartu Keluarga juga dapat dilakukan untuk anggota keluarga yang belum menikah. Bahkan, pecah Kartu Keluarga juga dapat dilakukan untuk anggota keluarga yang memiliki alamat yang sama.

Baca juga: Simak, Ini Cara Cetak Kartu Keluarga Online dan Akta Lahir Secara Mandiri

Pecah Kartu Keluarga dilakukan untuk kemudahan proses pengurusan administrasi, beasiswa, bantuan sosial dan kebutuhan lainnya.

Kartu keluarga tidak selalu terdiri dari susunan anggota keluarga. Kartu Keluarga juga dapat menyebutkan hanya satu anggota keluarga.

Berikut ini syarat dan cara pecah Kartu Keluarga dalam satu alamat.

Syarat Pecah Kartu Keluarga dalam Satu Alamat

  • Fotokopi Kartu Keluarga lama
  • Wajib berusia 17 tahun atau sudah kawin atau pernah kawin yang dibuktikan melalui e-KTP
  • Fotokopi buku nikah/Akta Perkawinan, bagi yang sudah menikah namun belum tercatat di Kart Keluarga.

Baca juga: Cetak Kartu Keluarga Tanpa Perlu ke Dukcapil, Ini Caranya

Cara Pecah Kartu Keluarga dalam Satu Alamat

Pengurusan pembuatan Kartu Keluarga akan dilakukan melalui layanan WhatsApp (081131181184), sebagai berikut.

  • Lakukan chat ke admin dengan bahasa baik dan sopan.
  • Sampaikan keperluan pecah Kartu Keluarga dengan alamat yang sama. Admin akan memberikan link untuk upload berkas persyaratan.
  • Upload berkas persyaratan sesuai dengan kolom yang tersedia dengan format file JPG/JPEG dengan ukuran di bawah 1 MB.
  • Admin akan meminta alamat email dan nomor telpon. Pastikan bahwa nomor tersebut masih benar-benar aktif dan masih digunakan.
  • Konfirmasi yang diberikan oleh admin apabila Adminduk telah selesai. Ikuti instruksi dari admin tentang pengambilan dan penyerahan berkas persyaratan.
  • Jika Adminduk telah diterima melalui email atau sms bisa langsung dicetak percetakan (rekomendasi cetak : kertas HBS A4 dengan berat 80 gram).

Sumber:

dispendukcapil.jemberkab.go.id

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Polisi Bebaskan 2 Driver Ojol Semarang yang Sempat Ditahan karena Pengeroyokan

Ini Alasan Polisi Bebaskan 2 Driver Ojol Semarang yang Sempat Ditahan karena Pengeroyokan

Regional
Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal ke Malaysia Digagalkan di Riau, Ada 43 WNA dan 10 WNI

Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal ke Malaysia Digagalkan di Riau, Ada 43 WNA dan 10 WNI

Regional
Isran Noor Sebut Nilai Ekspor Batu Bara Kaltim Melebihi Biaya Pembangunan IKN Nusantara

Isran Noor Sebut Nilai Ekspor Batu Bara Kaltim Melebihi Biaya Pembangunan IKN Nusantara

Regional
Korban Tewas Longsor Tambang Emas di Kotabaru Jadi 6 Orang, 5 Lainnya Masih Hilang

Korban Tewas Longsor Tambang Emas di Kotabaru Jadi 6 Orang, 5 Lainnya Masih Hilang

Regional
Seorang Polisi di Dompu Dilempari Batu Saat Bubarkan Warga yang Memblokade Jalan

Seorang Polisi di Dompu Dilempari Batu Saat Bubarkan Warga yang Memblokade Jalan

Regional
Perambahan Hutan di TNTN Riau, Ternyata Ada Kades yang Terbitkan 1.500 SKT di Kawasan Hutan Lindung

Perambahan Hutan di TNTN Riau, Ternyata Ada Kades yang Terbitkan 1.500 SKT di Kawasan Hutan Lindung

Regional
Berulang Kali Cabuli Anak Tirinya, Seorang Pria di Keerom Ditangkap

Berulang Kali Cabuli Anak Tirinya, Seorang Pria di Keerom Ditangkap

Regional
Rombongan Suporter PSCS Cilacap Ribut dengan Warga di Banyumas, Ini Penyebabnya

Rombongan Suporter PSCS Cilacap Ribut dengan Warga di Banyumas, Ini Penyebabnya

Regional
KM Momentum 25001 Terbakar di Samarinda, Sempat Terdengar Ledakan

KM Momentum 25001 Terbakar di Samarinda, Sempat Terdengar Ledakan

Regional
Dua 'Driver' Ojol di Semarang yang Sempat Ditahan Polisi karena Pengeroyokan Dibebaskan

Dua "Driver" Ojol di Semarang yang Sempat Ditahan Polisi karena Pengeroyokan Dibebaskan

Regional
Bobol 2 Sekolah dan Duel dengan Kepala Dusun, Pencuri Ditangkap Warga

Bobol 2 Sekolah dan Duel dengan Kepala Dusun, Pencuri Ditangkap Warga

Regional
Mantan Panglima OPM Tuntut Pemerintah Segera Tindak Tegas Lukas Enembe

Mantan Panglima OPM Tuntut Pemerintah Segera Tindak Tegas Lukas Enembe

Regional
10 Warga di Bima Diduga Keracunan Jamu Tradisional 'Lo'i Pa'i Piri', Polisi: Habis Minum lalu Muntah

10 Warga di Bima Diduga Keracunan Jamu Tradisional "Lo'i Pa'i Piri", Polisi: Habis Minum lalu Muntah

Regional
Korban Keracunan di Bima Usai Minum Jamu Tradisional Bertambah 30 Orang

Korban Keracunan di Bima Usai Minum Jamu Tradisional Bertambah 30 Orang

Regional
Stok Vaksin Meningitis di Riau Hanya untuk Calon Jemaah Umrah yang Sudah Daftar Online

Stok Vaksin Meningitis di Riau Hanya untuk Calon Jemaah Umrah yang Sudah Daftar Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.