Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dalam Sepekan, Sapi Terinfeksi PMK di Kuningan Naik 3 Kali Lipat

Kompas.com - 15/06/2022, 20:37 WIB
Muhamad Syahri Romdhon,
Reni Susanti

Tim Redaksi

 

KUNINGAN, KOMPAS.com – Jumlah sapi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, terus bertambah hingga tiga kali lipat. 

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Kuningan, Lya Priliawati menyampaikan, pada pekan lalu, jumlah sapi suspek sekitar 500–600 ekor.

Namun pekan ini melonjak drastis mencapai 1.667 atau naik sekitar tiga kali lipat atau ada penambahan 1.000 ekor dalam beberapa hari.

“Setiap hari ada penambahan kasus. Hari ini jumlah PMK ada 1667. Potong bersyarat 79 ekor, dan yang mati ada 47 ekor. Sapi yang sembuh dari PMK juga mulai tinggi mencapai 310 ekor,” kata Lya kepada Kompas.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/6/2022).

Baca juga: 79.000 Sapi di Gunungkidul Diusulkan Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

Peta keberadaan 1.667 ekor sapi yang suspek PMK tersebut juga kian menyebar. Seluruhnya tersebar di 18 kecamatan dari total 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan, atau tersebar di 35 desa dari total 376 desa di Kabupaten Kuningan.

Penyebaran yang massif ini terjadi karena banyak faktor. Beberapa di antaranya adalah lokasi kandang sapi yang saling berdekatan.

Karena itu, pemerintah bersama tim gabungan penanganan PMK meminta para peternak untuk terus memperketat mobilisasi arus lalu lintas manusia dan juga sarana pra sarana yang masuk ke area peternakan.

Baca juga: Dalam 3 Minggu, 3.800 Hewan Ternak di Bandung Barat Terpapar PMK

Selain itu, kondisi kebersihan kandang juga menjadi salah satu faktor penyebaran virus. Pembersihan yang ditingkatkan dan dilakukan sesering mungkin dapat mencegah laju penyebaran PMK.

Tim gabungan juga terus meningkatkan penyuntikan obat-obatan kepada sapi-sapi yang terinfeksi untuk dapat segera memulihkan daya tahan tubuhnya.

Tak hanya itu, sapi yang sehat juga mendapatkan penyuntikan agar tidak mudah terpapar sapi infeksi PMK di dekatnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dampak 'Study Tour' Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Dampak "Study Tour" Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Regional
Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Regional
Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Regional
Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Regional
21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

Regional
Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Regional
Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Regional
Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Regional
Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Rekayasa Pembunuhan Jadi Kecelakaan, Pria di Ponorogo Bunuh Tetangganya Saat Mabuk

Rekayasa Pembunuhan Jadi Kecelakaan, Pria di Ponorogo Bunuh Tetangganya Saat Mabuk

Regional
Pantai Koka Flores: Rute, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Pantai Koka Flores: Rute, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Regional
Stadion Benteng Reborn Sukses Bangkitkan Sportainment di Kota Tangerang

Stadion Benteng Reborn Sukses Bangkitkan Sportainment di Kota Tangerang

Regional
Pengurus Panti di Belitung Cabuli Remaja Perempuan Sejak 2022

Pengurus Panti di Belitung Cabuli Remaja Perempuan Sejak 2022

Regional
Tebang Pohon dalam Hutan Lindung, Petani di Rote Ndao NTT Ditangkap Polisi

Tebang Pohon dalam Hutan Lindung, Petani di Rote Ndao NTT Ditangkap Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com