Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belum Penuhi Undangan Jokowi ke Jakarta, FX Rudy Tunggu Waktu yang Tepat

Kompas.com - 28/05/2022, 06:03 WIB
Labib Zamani,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo atau akrab disapa Rudy mengatakan dua kali diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk datang ke Jakarta. Namun, dirinya belum bisa memenuhi undangan tersebut karena belum ada waktu yang tepat.

"Karena waktunya belum tepat ya belum bisa ke sana (Jakarta)," ucap Rudy ditemui di rumahnya Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/5/2022).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Solo ini mengatakan dirinya akan berangkat ke Jakarta memenuhi undangan Jokowi jika sudah ada waktu yang tepat.

Namun sebelum menemui Jokowi, dia akan menghubungi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno terlebih dahulu karena protokoler.

"Ya, nanti kalau saya ke sana, sebelum berangkat saya mesti WhatsApp (WA) Pak Mensesneg dulu. Minta waktu mau menghadap Bapak Presiden," kata Rudy.

Baca juga: FX Rudy Sebut Buya Syafii Maarif Tak Pernah Punya Kepentingan Pribadi

Ditanya soal apa yang akan dibicarakan dengan Jokowi, Rudy menyebut hanya melepas kangen karena sudah lama tak bertemu.

"Kangen-kangenan yo entuk tah ya (ya boleh kan ya). Nggak ada yang dibicarakan kok," terang Rudy.

Rudy mengatakan terakhir bertemu Jokowi saat dirinya melayat ke rumah duka Miyono Suryosardjono, kakak Sudjiatmi Notomihardjo pada Februari 2022.

Sedianya, Rudy akan bertemu Jokowi di pernikahan Idayati dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman di Graha Saba Buana. Namun, Rudy menerima undangan pernikahan adik Jokowi tersebut untuk acara resepsi. Sementara Jokowi datang saat acara akad nikah.

Setelah akad nikah adiknya selesai, Jokowi langsung blusukan ke sejumlah tempat di Solo. Sehingga keduanya tidak saling bertemu.

"Sebetulnya kemarin saya juga mau ke sana (Gedung Graha Saba Buana). Namun, karena undangan saya hanya respsi, ya saya datangnya resepsi," terang Rudy.

"Kalau undangannya akad nikah ya saya datang. Pas akad nikah kan bisa ketemu beliau (Presiden Jokowi). Namun karena beliau lagi repot jadi wali nikah ya ndak perlulah kita untuk menonjolkan untuk ketemu dan tidak konsentrasi juga," sambung dia.

Lebih jauh, Rudy menyampaikan akan ke Jakarta bertemu Jokowi sebelum dirinya berangkat ke Vatikan. Ia akan berangkat ke Vatikan pada 31 Juli 2022.

"Sebelum ke Vatikan saya sudah harus ke sana dulu (Jakarta)," ungkap Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saat Timbunan Sampah di TPA Magelang Akan Disulap Jadi Bukit yang Indah...

Saat Timbunan Sampah di TPA Magelang Akan Disulap Jadi Bukit yang Indah...

Regional
Viral Santri Dianiaya hingga Tewas di Kabupaten Kediri, Mas Dhito Janji Akan Usut Kasus dan Tegakkan Keadilan

Viral Santri Dianiaya hingga Tewas di Kabupaten Kediri, Mas Dhito Janji Akan Usut Kasus dan Tegakkan Keadilan

Regional
Kisah Ais, Bocah di Papua Meninggal saat Tunggu Hasil Lab Tanpa Dirawat di RS

Kisah Ais, Bocah di Papua Meninggal saat Tunggu Hasil Lab Tanpa Dirawat di RS

Regional
2 Pembunuh Adik Bupati Muratara Dituntut Hukuman Mati

2 Pembunuh Adik Bupati Muratara Dituntut Hukuman Mati

Regional
66 Saksi Diperiksa, Kasus Dugaan Korupsi Eks Rektor UNS Tunggu Audit BPKP

66 Saksi Diperiksa, Kasus Dugaan Korupsi Eks Rektor UNS Tunggu Audit BPKP

Regional
Kesal Aplikator Tak Patuhi SK Kenaikan Tarif, Ratusan Pengemudi Ojol Mogok, Demo di Kantor Gubernur Jateng

Kesal Aplikator Tak Patuhi SK Kenaikan Tarif, Ratusan Pengemudi Ojol Mogok, Demo di Kantor Gubernur Jateng

Regional
Jadi Korban Pelecehan Payudara, Mahasiswi di Semarang Mengurung Diri karena Trauma

Jadi Korban Pelecehan Payudara, Mahasiswi di Semarang Mengurung Diri karena Trauma

Regional
Sudah 6 Bulan Harga Beras di Nunukan Bertahan di Harga Rp 16.000 per Kilogram

Sudah 6 Bulan Harga Beras di Nunukan Bertahan di Harga Rp 16.000 per Kilogram

Regional
Tak Bisa Selamatkan Barang Dagangan dari Banjir, Penjual Sembako di Demak Rugi Rp 100 Juta

Tak Bisa Selamatkan Barang Dagangan dari Banjir, Penjual Sembako di Demak Rugi Rp 100 Juta

Regional
5 Pengedar Ditangkap, 5 Kg Sabu dan 3.250 Pil Happy Five Disita

5 Pengedar Ditangkap, 5 Kg Sabu dan 3.250 Pil Happy Five Disita

Regional
Puluhan Mahasiswa Demo di Bank NTB Syariah Buntut Dugaan Korupsi 26,4 Miliar

Puluhan Mahasiswa Demo di Bank NTB Syariah Buntut Dugaan Korupsi 26,4 Miliar

Regional
Tewaskan 4 Orang dalam Kecelakaan di Kurau, Sopir Terancam 6 Tahun Bui

Tewaskan 4 Orang dalam Kecelakaan di Kurau, Sopir Terancam 6 Tahun Bui

Regional
Rekapitulasi Tertunda, Saksi PDI-P di Sumbawa Protes Aplikasi Sirekap Sering Lelet dan Error

Rekapitulasi Tertunda, Saksi PDI-P di Sumbawa Protes Aplikasi Sirekap Sering Lelet dan Error

Regional
Diungkap, Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Dokter pada Istri Pasien

Diungkap, Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Dokter pada Istri Pasien

Regional
Kronologi Warga Hilang Usai Coblosan di Semarang, Seminggu di Hutan Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Kronologi Warga Hilang Usai Coblosan di Semarang, Seminggu di Hutan Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com