Lerai Perkelahian, Warga Semarang Malah Ditembak Oknum Polisi dengan Air Gun

Kompas.com - 19/05/2022, 13:02 WIB

KOMPAS.com-Seorang Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi korban penembakan oleh seorang oknum polisi.

Korban yang berinisial S (48) ditembak dengan air gun saat coba melerai perkelahian antara Briptu RS dengan kerabatnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan, penembakan ini berlangsung pada Rabu (18/5/2022) malam.

Baca juga: Polda Sulsel Akui Adanya Kesalahan Polisi yang Sebabkan Arfandi Tewas

"Korban S ini informasinya berusaha melerai," kata Iqbal di Semarang, Kamis (19/5/2022), seperti dilansir ANTARA.

Tembakan yang dilepaskan Briptu RS mengenai kaki S. Akibatnya, S harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Iqbal, kondisi S sudah membaik.

Sedangkan Briptu RS saat sedang menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Baca juga: Makam Pemuda di Makassar yang Tewas Setelah Ditangkap Polisi Dibongkar untuk Otopsi

Iqbal juga mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut.

Dia menyatakan, Kepolisian Daerah Jawa Tengah berkomitmen agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini

Regional
Asal Usul dan Sejarah Nama Banten

Asal Usul dan Sejarah Nama Banten

Regional
Saat Dalang Cilik Perempuan Sambut Kedatangan Menteri Sandi di Lombok Barat

Saat Dalang Cilik Perempuan Sambut Kedatangan Menteri Sandi di Lombok Barat

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Juni 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Juni 2022

Regional
10 Korban Kecelakaan Maut Bus Tasikmalaya Dirawat di RSUD Sumedang, Ini Identitasnya

10 Korban Kecelakaan Maut Bus Tasikmalaya Dirawat di RSUD Sumedang, Ini Identitasnya

Regional
Asal-usul dan Sejarah Tanjung Pinang, Pohon Pinang Petunjuk Pulang

Asal-usul dan Sejarah Tanjung Pinang, Pohon Pinang Petunjuk Pulang

Regional
Seberangi Sungai untuk Ambil Kayu, Warga Buru Selatan Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai untuk Ambil Kayu, Warga Buru Selatan Hilang Terseret Arus

Regional
Dukung Kompetisi Mancing Internasional di Likupang, Erick Thohir: Daya Tarik 'Marine Tourism'

Dukung Kompetisi Mancing Internasional di Likupang, Erick Thohir: Daya Tarik "Marine Tourism"

Regional
Cerita Kakek Usman, Tangkap Buaya 1 Ton Seorang Diri di Buton

Cerita Kakek Usman, Tangkap Buaya 1 Ton Seorang Diri di Buton

Regional
Truk Tangki CPO Tabrak Motor yang Ditumpangi 4 Orang, 1 Bocah Tewas di Tempat

Truk Tangki CPO Tabrak Motor yang Ditumpangi 4 Orang, 1 Bocah Tewas di Tempat

Regional
Terbukti Curang, SPBU di Serang Ditutup Pertamina Selama 6 Bulan, Pengamat: Keputusan Tepat

Terbukti Curang, SPBU di Serang Ditutup Pertamina Selama 6 Bulan, Pengamat: Keputusan Tepat

Regional
Kisah Umi, Sinden Tunanetra yang Bertekad Menjaga Budaya melalui Tembang Jawa

Kisah Umi, Sinden Tunanetra yang Bertekad Menjaga Budaya melalui Tembang Jawa

Regional
Pria asal Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Ini Penjelasan Polisi

Pria asal Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Saat Menteri Sandiaga dan Wali Kota Mataram Joget bersama Penari Gandrung di Loang Baloq

Saat Menteri Sandiaga dan Wali Kota Mataram Joget bersama Penari Gandrung di Loang Baloq

Regional
Detik-detik Wanita Meninggal di Atas Kapal, Polisi: Sudah Dianjurkan Tak Ikut Berlayar

Detik-detik Wanita Meninggal di Atas Kapal, Polisi: Sudah Dianjurkan Tak Ikut Berlayar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.