Dugaan Keracunan Buka Bersama di Solo Menyebar ke Karanganyar, Korban Bertambah 15 Orang

Kompas.com - 02/05/2022, 11:41 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Korban dugaan keracunan menu buka bersama di masjid kawasan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, bertambah hingga lintas wilayah Kabupaten Karanganyar.

Diketahui, belasan warga Dusun Kricikan, Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, mengalami gejala keracunan setelah mendapat menu buka bersama yang dibawa ustaz dari masjid kawasan Pucang Sawit itu.

Kepala Puskesmas Gondangrejo, Akhirudin Sam mengatakan, saat ini telah menerima belasan laporan orang dengan gejala keracunan itu.

"Iya, ada 15 orang, ini kami sedang melakukan pengecekan. Tadi dikasih informasi dari Pak Kapolsek, dan kami akan periksa kondisi kesehatan masyarakat terlebih dahulu," singkat Akhirudin, saat dikonfirmasi, pada Senin (2/5/2022).

Baca juga: Dugaan Keracunan di Solo hingga 1 Orang Tewas, Gibran: Jangan Sampai Terulang

Kepala Desa Rejosari Agus Supadiyono mengatakan, belasan warga diduga keracunan mengonsumsi makanan yang sama oleh puluhan warga yang berada di Kelurahan Pucangsawit, Solo itu.

"Makanannya sama dengan yang dimakan di Pucangsawit, kebetulan salah satu ustaz atau kiai yang saat itu datang ke masjid di wilayah tersebut membawa makanan yang sama dengan yang ada di Solo itu. Kalau yang di Solo itu untuk acara buka bersama, kalau yang di sini itu untuk acara tawarkan, warga mengkonsumsinya Sabtu (30/5/2022) malam," kata Supadiyono.

Terkait kondisi warganya, Agus mengaku beberapa warga sebelumnya sempat mengalami gelaja keracunan, seperti muntah dan mual.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. Beberapa sudah membaik, tapi beberapa saat ini masih merasakan mual dan pusing-pusing, tapi mendapat perawatan medis di rumah," ungkap dia.

 

Pihak kepolisian, Kecamatan Gondangrejo, bersama dengan tim kesehatan dari Puskesmas Gondangrejo, saat ini masih melakukan pendataan dan memeriksa sejumlah saksi.

Serta melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap sisa makanan yang sebelumnya di konsumsi oleh warga.

Baca juga: Bupati Bandung Shalat Idul Fitri Bareng Warga di Dom Balerame, Soreang

Diberitakan sebelumnya, seratus warga menyantap hidangan menu buka bersama di masjid kawasan Pucang Sawit, pada Sabtu (30/5/2022).

Selanjutnya pada Minggu (1/5/2022), ada sekitar 49 warga yang mengalami gejala keracunan seperti muntah, mual dan pusing, dilarikan di Rumah Sakit Peduli Solo dan Rumah Sakit Moewardi Kota Solo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Siang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 20 Agustus 2022: Siang Hujan Petir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.