Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda Maluku Tawarkan 2 Solusi untuk Selesaikan Konflik Antardesa di Pulau Haruku

Kompas.com - 10/03/2022, 20:18 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menawarkan dua solusi penyelesaian bentrok antara warga Ori-Pelauw dan Kariuw di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemulihan pasca-konflik, dan kedua yaitu mengembalikan warga Kariuw yang saat ini masih mengungsi di Desa Aboru ke kampung halamannya.

Hal itu disampaikan Latif saat di hadapan Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Kamis (10/3/2022).

“Ini perlu proses kita dengan Kodam dari awal sudah melakukan tahapan-tahapan, mulai dari kita melakukan kegiatan yang bersifat pencegahan di lapangan, kita melakukan pembersihan dan sebagainya, dan sampai saat ini situasi cukup kondusif,” kata Latif.

Baca juga: Pergi Melaut, Nelayan di Maluku Tengah Jatuh dari Perahu dan Hilang

Dalam rapat dengar pendapat itu, Latif menyarankan agar pemulihan pasca-konflik dapat segera berjalan. Pemulihan itu meliputi tahapan rekonsiliasi, rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap warga Kariuw yang masih mengungsi di Aboru.

"Kemarin kita lakukan prarekonsiliasi di Polresta Ambon. Hadir juga Bupati Maluku Tengah dan perangkat-perangkatnya. Saya sampaikan diplomasi (perdamaian) itu tidak ada sekali dua kali baru selesai,” ujarnya.

Latif mengatakan, rekonsiliasi antara kedua desa yang bertikai bisa dilakukan dengan membentuk tim terpadu.

Baca juga: Polda Maluku: Pulau Haruku Sudah Kondusif, Warga yang Masih Takut Berkebun Akan Diantar

“Tapi saya berharap untuk membuat mandat orang-orang yang betul-betul ditunjuk untuk rekonsiliasi. Saya kira ini penting, dari Pelauw siapa-siapa saja, dari Kariuw juga siapa-siapa saja agar mereka nantinya dapat memberikan masukan kepada tim rekonsiliasi,” katanya.

Latif mengaku optimistis perdamaian di Pulau Haruku akan terwujud.

“Saya akan tetap semangat (mewujudkan perdamaian di Maluku), sampai mandat saya ditarik oleh bapak Kapolri,” katanya.

“Saudara-saudara kita yang masih di Aboru ini tentu membutuhkan kehidupan berjalan normal menyangkut sandang, pangan, dan papan,” katanya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 4 Tahun yang Jatuh dari Lantai 2 Masjid Al Jabbar Sudah Siuman

Bocah 4 Tahun yang Jatuh dari Lantai 2 Masjid Al Jabbar Sudah Siuman

Regional
Sedang Memancing, Pelajar di Aceh Utara Temukan Mayat di Pinggir Sungai

Sedang Memancing, Pelajar di Aceh Utara Temukan Mayat di Pinggir Sungai

Regional
[POPULER NUSANTARA] Balita Jatuh dari Lantai 2 Masjid Al Jabbar | Ibu Muda di Jambi Lecehkan 11 Anak di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Balita Jatuh dari Lantai 2 Masjid Al Jabbar | Ibu Muda di Jambi Lecehkan 11 Anak di Bawah Umur

Regional
3 Warga Aceh Tengah Diamuk Gajah Liar, Satu di Antaranya Tewas

3 Warga Aceh Tengah Diamuk Gajah Liar, Satu di Antaranya Tewas

Regional
Hadiri Perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival, Ridwan Kamil Pamit ke Warga

Hadiri Perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival, Ridwan Kamil Pamit ke Warga

Regional
Lautan Manusia Rayakan Kirab Budaya Cap Go Meh di Cirebon

Lautan Manusia Rayakan Kirab Budaya Cap Go Meh di Cirebon

Regional
26 Replika Naga 'Menari' dalam Festival Cap Go Meh di Pontianak

26 Replika Naga "Menari" dalam Festival Cap Go Meh di Pontianak

Regional
Hujan Deras Guyur Kabupaten Kupang, Tembok Penahan Tanggul Jebol

Hujan Deras Guyur Kabupaten Kupang, Tembok Penahan Tanggul Jebol

Regional
Wanita Bos Rental PS Diduga Cabuli 17 Anak Mayoritas Laki-laki, Pelaku Sempat Mengaku Jadi Korban

Wanita Bos Rental PS Diduga Cabuli 17 Anak Mayoritas Laki-laki, Pelaku Sempat Mengaku Jadi Korban

Regional
Dengan Tangan Terborgol, 3 Tersangka Penyebar Hoaks Pembakaran Rumah Ibadah Diterbangkan ke Ambon

Dengan Tangan Terborgol, 3 Tersangka Penyebar Hoaks Pembakaran Rumah Ibadah Diterbangkan ke Ambon

Regional
Situasi di Kota Tual Kondusif, Sejumlah Pengungsi Pulang ke Rumah

Situasi di Kota Tual Kondusif, Sejumlah Pengungsi Pulang ke Rumah

Regional
Jeka Saragih Kalah TKO, Bupati Simalungun: Ini Jadi Bekal untuk Meningkatkan Prestasi

Jeka Saragih Kalah TKO, Bupati Simalungun: Ini Jadi Bekal untuk Meningkatkan Prestasi

Regional
Lagi, Geng Motor Serang Pemuda di Cimahi hingga Tewas, Saksi: Mereka Cari Anggota XTC

Lagi, Geng Motor Serang Pemuda di Cimahi hingga Tewas, Saksi: Mereka Cari Anggota XTC

Regional
Pulang Nonton Orkes Dangdut, Remaja di Jepara Tewas Usai Duel dengan Teman

Pulang Nonton Orkes Dangdut, Remaja di Jepara Tewas Usai Duel dengan Teman

Regional
11 Anak Alami Pelecehan Seksual dari Ibu Muda, Korban Takut, Cemas, Merasa Berdosa

11 Anak Alami Pelecehan Seksual dari Ibu Muda, Korban Takut, Cemas, Merasa Berdosa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.