Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditinggal Jenguk Mertua di Yogyakarta, Rumah Warga Wonogiri Dibobol Maling, Perhiasan Puluhan Juta Rupiah Raib

Kompas.com - 09/03/2022, 06:16 WIB
Muhlis Al Alawi,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

WONOGIRI, KOMPAS.com - Sejumlah perhiasan dan barang berharga bernilai puluhan juta rupiah milik Kresno Hadi Wicaksono (39), warga Joho Lor RT3/RW11, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah raib disikat maling.

Pencuri masuk ke rumah korban, saat Kresno bersama anak dan istrinya pergi menjenguk mertuanya di Yogyakarta, Minggu (6/3/2022).

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono yang dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (8/3/2022) menyatakan, korban baru mengetahui menjadi korban pencurian setelah melihat kondisi kamar tidur dan lemari berantakan diobrak-abrik pencuri.

Baca juga: Kejar Motor Tetangga yang Dicuri, Pria di Ciledug Dikeroyok 4 Pelaku

Adapun korban baru melaporkan kasus itu ke Polsek Wonogiri Kota, Senin (7/3/2022).

“Setelah pulang dari Yogyakarta, korban kaget saat masuk kamar kondisi lemari dan kamar tidurnya berantakan. Setelah dicek banyak benda berharga dicuri maling,” ujar Iwan.

Kasus pencurian belasan gram emas itu bermula saat korban bersama keluarganya ke rumah mertuanya di Yogyakarta, Jumat (4/3/2022) siang. Saat ditinggal ke Yogyakarta, rumah korban dalam keadaan tidak berpenghuni.

Korban bersama keluarga baru pulang ke Wonogiri, Minggu (6/3/2022) sekitar pukul 22.00 WIB. Setiba di rumah, istri korban bernama Drupadi Lingga Rarastiti masuk ke dalam rumah langsung menuju kamar tidur.

Saat berada di kamar tidur, istri korban terkejut lantaran melihat meja rias sudah dalam keadaan berantakan dan bantalan tempat duduk meja rias sudah tidak ditempatnya. Selain itu Drupadi melihat teralis jendela terbuka dengan kondisi beberapa baut teralis berada di lantai.

“Istri korban lalu memanggil korban untuk memberitahukan kejadian tersebut. Tak berapa lama kemudian korban dan istrinya mengecek almari tempat penyimpanan barang berharga. Dan ternyata perhiasan emas dan jam tangan sudah hilang, “ ungkap Iwan.

Baca juga: 38 STNK dan BPKB Mobil Showroom Raib Dicuri di Ciledug, Bikin Laporan Malah Dioper-oper

Mengetahui benda berharganya hilang, korban dan istrinya mencoba melacak keberadaan pencurinya. Korban dan istrinya mendapati jejak kaki pencuri yang masuk rumahnya melalui pagar rumah bagian belakang.

“Dari hasil olah TKP, polisi mendapatkan fakta tersebut masuk ke dalam kamar dengan cara mencongkel lemari dan merusak teralis daun jendela kamar tidur. Sementara untuk masuk rumah, pencuri masuk dengan memanjat tembok dibantu dengan sebuah kayu yang ditemukan ditembok belakang rumah,” ungkap Iwan.

Kepada polisi, korban mengakui barang yang hilang dicuri berupa dua kalung emas, dua cincin emas, satu liontin, satu gelang emas, satu anting emas,empat buah emas batangan dan satu jam tangan mewah. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian kurang lebih Rp. 24.929.500.

Terhadap laporan itu, polisi masih menyelidiki pelaku pencurian emas dan barang berharga milik korban.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Kirab Waisak, Jalur Mendut-Borobudur Ditutup, Peluang Cuan Tukang Ojek Dadakan

Ada Kirab Waisak, Jalur Mendut-Borobudur Ditutup, Peluang Cuan Tukang Ojek Dadakan

Regional
Buron 5 Tahun, Pembunuh Mayat Dalam Karung Ditangkap di Aceh Utara

Buron 5 Tahun, Pembunuh Mayat Dalam Karung Ditangkap di Aceh Utara

Regional
Nekat Melintas di Jembatan Muara Tembesi Batanghari, Kapal Tongkang Batu Bara Dilempar Bom Molotov

Nekat Melintas di Jembatan Muara Tembesi Batanghari, Kapal Tongkang Batu Bara Dilempar Bom Molotov

Regional
Pemkab Wonogiri Butuh Anggaran Rp 70 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Slogohimo

Pemkab Wonogiri Butuh Anggaran Rp 70 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Slogohimo

Regional
Pelajar MTs Disetrika Kakak Kelas, Kemenag Evaluasi Keamanan 'Boarding School' di Jateng

Pelajar MTs Disetrika Kakak Kelas, Kemenag Evaluasi Keamanan "Boarding School" di Jateng

Regional
Menilik 'Pilot Project' Rumah Apung di Demak, Digadang-gadang Jadi Solusi Banjir Rob

Menilik "Pilot Project" Rumah Apung di Demak, Digadang-gadang Jadi Solusi Banjir Rob

Regional
Kapal Roro Permata Lestari I Terbakar di Bengkalis

Kapal Roro Permata Lestari I Terbakar di Bengkalis

Regional
Tim Hotman Paris Tangani Kasus Nasifa yang Tewas Tanpa Busana di Kolam Galian

Tim Hotman Paris Tangani Kasus Nasifa yang Tewas Tanpa Busana di Kolam Galian

Regional
Banjir dan Longsor Kembali Terjang Luwu, 3 Kali dalam Bulan Ini

Banjir dan Longsor Kembali Terjang Luwu, 3 Kali dalam Bulan Ini

Regional
4 Wanita yang Viral Merokok dan Minum Miras di Mapolres Sikka NTT Minta Maaf

4 Wanita yang Viral Merokok dan Minum Miras di Mapolres Sikka NTT Minta Maaf

Regional
Komunitas Lintas Agama di Jateng Rayakan Waisak di Vihara Tanah Putih Semarang

Komunitas Lintas Agama di Jateng Rayakan Waisak di Vihara Tanah Putih Semarang

Regional
Keluarga Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ibu Jadi ART, Ayah Kuli Bangunan di Bandung

Keluarga Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ibu Jadi ART, Ayah Kuli Bangunan di Bandung

Regional
Air Danau Kelimutu Ende Berubah Warna, Ini Penjelasan Badan Geologi

Air Danau Kelimutu Ende Berubah Warna, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Mobil Travel Terjun ke Sungai di Musi Rawas, 4 Korban Tewas

Mobil Travel Terjun ke Sungai di Musi Rawas, 4 Korban Tewas

Regional
Laga Final Persib Vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Laga Final Persib Vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com