Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah dan Asal-usul Blora, Kabupaten di Jateng Berjuluk "Kota Sate", "Kota Kayu Jati", hingga "Kota Minyak"

Kompas.com - 06/03/2022, 11:55 WIB

Setelah itu, Mangkubumi juga mengangkat penguasa-penguasa untuk wilayah-wilayah tersebut.

Blora saat itu diserahkan kepada Tumenggung Wilatikta dan tercatat sebagai Bupati Blora pertama.

Pemberontakan Mangkubumi ini berakhir dengan Perjanjian Giyanti yang memecah Mataram Islam menjadi dua, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Dalam perjanjian itu, wilayah Blora masuk dalam kekuasaan Kasunanan Surakarta.

Potensi Kabupaten Blora

Kabupaten Blora memiliki beberapa julukan, seperti Kota Sate, Kota Barongan, Kota Sampin, hingga Kota Kayu Jati.

Julukan Kabupaten Blora Kota Sate karena wilayah ini memiliki olahan sate dengan bumbu khas Blora.

Selain bumbunya yang khas, Sate Blora juga disajikan dengan cara yang berbeda dari sate lain.

Sate Blora disajikan dengan nasi yang diberi kuah por berwarna kuning dengn ditaburi bawang goreng.

Selain itu, nasi kuah opor ini diletakkan di pincuk atau wadah dari daun jati yang khas.

Keunikan Sate Blora juga bisa ditemukan saat makan di tempat atau di warung satenya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Warga Papua Terdampak Limbah Tailing Freeport, Dedi Mulyadi: Ini Persoalan Serius

Ribuan Warga Papua Terdampak Limbah Tailing Freeport, Dedi Mulyadi: Ini Persoalan Serius

Regional
Mobil Kijang Pecah Ban dan Terbalik di Jalan Tol Semarang-Solo, 3 Orang Tewas

Mobil Kijang Pecah Ban dan Terbalik di Jalan Tol Semarang-Solo, 3 Orang Tewas

Regional
Peredaran 276 Kg Sabu di Riau Digagalkan, 1 Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Peredaran 276 Kg Sabu di Riau Digagalkan, 1 Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Regional
Didampingi Atikoh Ganjar, Iriana Jokowi Kunjungi Pelaku UMKM Batik dalam Kunjungan Pameran Dekranasda di Kawasan Borobudur

Didampingi Atikoh Ganjar, Iriana Jokowi Kunjungi Pelaku UMKM Batik dalam Kunjungan Pameran Dekranasda di Kawasan Borobudur

Regional
Disebut Penculit dan Dikerumuni Warga, Pria Paruh Baya di Cilacap Ternyata ODGJ

Disebut Penculit dan Dikerumuni Warga, Pria Paruh Baya di Cilacap Ternyata ODGJ

Regional
3 Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Mereka Tidak Pernah Masuk Kantor

3 Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Mereka Tidak Pernah Masuk Kantor

Regional
Pantai Maron di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Maron di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Pelaku Pelecehan Payudara di Bukittingi yang Buat Korbannya Terluka Ditangkap

Pelaku Pelecehan Payudara di Bukittingi yang Buat Korbannya Terluka Ditangkap

Regional
Pelecehan Pantat Terjadi di Salatiga, Korban Alami Trauma

Pelecehan Pantat Terjadi di Salatiga, Korban Alami Trauma

Regional
Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah di Padang Wajib Punya Satpam

Antisipasi Penculikan Anak, Sekolah di Padang Wajib Punya Satpam

Regional
Bentrokan di Tual, Polda Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Junjung Tinggi Nilai Adat

Bentrokan di Tual, Polda Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Junjung Tinggi Nilai Adat

Regional
Bunuh Ibu dan 2 Anaknya, Pemuda di Tanah Bumbu Kalsel Divonis Hukuman Mati

Bunuh Ibu dan 2 Anaknya, Pemuda di Tanah Bumbu Kalsel Divonis Hukuman Mati

Regional
Ditargetkan Rampung November, Masjid Agung di Magelang Adopsi Desain Tradisional dengan Atap Orang Bersujud

Ditargetkan Rampung November, Masjid Agung di Magelang Adopsi Desain Tradisional dengan Atap Orang Bersujud

Regional
Eksekusi Lahan di Ambon Berlanjut, Rumah Warga Dibongkar Paksa

Eksekusi Lahan di Ambon Berlanjut, Rumah Warga Dibongkar Paksa

Regional
Keluarga Miskin di Polewali Mandar Ini Tidur Serumah dengan Ayamnya

Keluarga Miskin di Polewali Mandar Ini Tidur Serumah dengan Ayamnya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.