Eddie Mardjoeki Nalapraya, Sosok Pejuang yang Jadi Bapak Pencak Silat Dunia

Kompas.com - 27/02/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Sosok Eddie Mardjoeki Nalapraya memiliki peran penting dalam proses pengakuan pencak silat oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.

Masuknya pencak silat dalam daftar UNESCO diresmikan pada 2019 silam di acara Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Kolombia.

Baca juga: Jenis-jenis Sikap Pasang dalam Pencak Silat

Sosok yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984-1987 di era Gubernur DKI Jakarta R.Soeprapto ini ternyata berperan besar dalam mengharumkan nama indonesia.

Biografi Singkat Eddie Mardjoeki Nalapraya

Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya.Tangkapan Layar YouTube/ TNI AD Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya.

Eddie Mardjoeki Nalapraya adalah sosok kelahiran Tanjung Priok, 6 Juni 1931.

Baca juga: Macam-macam Teknik Pembelaan dalam Pencak Silat Beserta Penjelasannya

Eddie memang sudah mengenal pencak silat sejak kecil dan terus ditekuni karena kecintaannya dengan kesenian bela diri ini.

Melansir laman resmi tradisipencaksilat.id, Eddie pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) DKI Jakarta pada 1978.

Baca juga: Mengapa Harus Memberi Salam Terlebih Dahulu Sebelum Pertandingan Pencak Silat?

Berlanjut pada 1980, Eddie turut memprakarsai terbentuknya Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (PERSILAT) sebagai salah satu langkah pesilat masuk ke taraf Internasional.

Berikutnya, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI pada 1981-2003 dan mulai gencar mempromosikan pencak silat ke mancanegara lewat berbagai kejuaraan.

Usahanya berbuah manis dengan masuknya pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga pada SEA Games 1987.

Tak berhenti sampai di situ, Eddie Mardjoeki Nalapraya menjadi Pembina Tim Pencak Silat Road to Unesco dan Olympic pada tahun 2014-2019.

Pada masa Menpora KMRT Roy Suryo Notodiprojo menjabat, ia bersama tim mengumpulkan berbagai riset sejarah dan literasi pencak silat di Nusantara.

Usahanya berbuah manis dengang diakuinya pencak silat sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda UNESCO pada 12 Desember 2019 di Bogota Kolombia.

Ia juga sempat menggagas kejuaraan pencak silat se-Eropa, hingga pada 2008 ia ditetapkan sebagai Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss.

Oleh Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Mardjoeki Nalapraya disebut juga sebagai Bapak Pencak Silat Dunia.

Dikenal Sebagai Pejuang Kemerdekaan

Mayjen TNI (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya juga merupakan seorang pejuang kemerdekaan.

Tepatnya di usia 16 tahun, ia bergabung dengan Detasemen Garuda Putih saat terjadi Agresi Militer Belanda I.

Hidup di era kemerdekaan membuat Eddie pernah terlibat dalam berbagai gerakan perjuangan melawan Belanda.

Kisah perjuangan Eddie salah satunya ketika ia menanam bom batok yang ditutupi kotoran kerbau untuk melumpuhkan penjajah.

Hingga pada tahun 1950 ia diangkat sebagai sersan, dan kemudian diangkat sebagai mayor jenderal di usia 80 tahun.

Sumber:
tradisipencaksilat.id 
ternate.tribunnews.com 
kompas.com 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Regional
Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Regional
Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Regional
Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Regional
6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

Regional
Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Regional
2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

Regional
Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Regional
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Regional
Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Regional
Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Regional
Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.