Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Tahanan Tewas, 6 Polisi di Lubuklinggau Dinonaktifkan

Kompas.com - 18/02/2022, 10:34 WIB
Aji YK Putra,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

LUBUKLINGGAU, KOMPAS.com - Jabatan enam anggota penyidik Polsek Lubuklinggau Utara, Sumatera Selatan, dinonaktifkan sementara.

Hal ini dilakukan karena Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan sedang melakukan investigasi terkait tewasnya seorang tahanan bernama Hermanto (45).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi mengatakan, enam orang penyidik tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

Baca juga: Menyoal Tewasnya Tahanan di Lubuk Linggau, Tubuh Lebam dan Patah Tulang, Kapolsek Sebut karena Serangan Jantung

Namun, apabila nantinya enam anggota tersebut terlibat dalam kasus kematian Hermanto, Harissandi berjanji akan mengambil tindakan tegas.

“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Tapi, bila terbukti melakukan pelanggaran, saya akan ambil tindakan tegas. Tapi saat ini kami masih mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Harissandi kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Istri Tahanan yang Tewas di Lubuk Linggau Kembalikan Beras Bantuan Polisi

Jenazah Hermanto sebelumnya juga telah menjalani otopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi tersebut,“ ujar Harissandi.

Sementara, Dewi Sartika yang merupakan menantu Hermanto menjelaskan, pada Senin (14/2/2022) pagi, Bapak mertuanya itu dibawa ke kantor polisi, lantaran diduga ikut terlibat dalam aksi pencurian dan perusakan.

Kemudian, pada siang harinya, Dewi datang ke Polsek Lubuklinggau Utara untuk membawakan makanan.

Namun, Dewi tak bisa masuk, karena tidak diizinkan oleh petugas.

“Kalau diizinkan, mungkin saya bisa bertemu Bapak terakhir kalinya, karena pada malam harinya, Bapak sudah dikabarkan meninggal. Kami juga terkejut,” ujar Dewi.

Baca juga: Istri Tahanan yang Tewas di Lubuk Linggau Minta Tolong Jokowi: Tolong Dibantu Pak

Saat jenazah tiba di rumah, pihak keluarga menemukan banyak luka lebam di tubuh Hemanto.

Pihak keluarga menduga bahwa korban dianiaya sebelum meninggal.

“Mana mungkin tidak lebam kalau bukan dianiaya,” kata Dewi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Hilang Beberapa Hari, Satu dari Tiga Pria Tenggelam di Cisanggarung Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Saat Petani Padi Berebut Jadi Buruh Angkut untuk Mencukupi Kebutuhan...

Regional
Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Harga Beras Turun, Cabai di Demak Tembus Rp 100.000 per Kilogram

Regional
Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Umbul Ngabean di Boyolali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

4 Kecamatan di Magelang Endemis DBD, Mana Saja?

Regional
Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Santri Tewas Dikeroyok, Polres Lampung Selatan Periksa 11 Saksi

Regional
Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Anak Kecil Lempar Korek Api Dekat Tampungan Bensin, Satu Rumah di Purworejo Terbakar

Regional
Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Harga Cabai Melambung, Pedagang Nasi Kurang Porsi Agar Tidak Rugi

Regional
Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Seorang Nelayan Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Habitat Buaya

Regional
Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2024: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, dan Rute

Regional
Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Sejumlah Oknum TNI Serang Polres Jayawijaya, Kapendam: Terbukti Terlibat Kami Sanksi

Regional
Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau 'Live Instagram' Tawuran

Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau "Live Instagram" Tawuran

Regional
Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Mengintip Festival Domba di Kebumen, Rebutkan Gelar Raja dan Ratu

Regional
Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Jaga Ketahanan Pangan, Mbak Ita dan TP-PKK Semarang Ajak Masyarakat Tanam Selada dan Cabai

Regional
Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Istri yang Potong Alat Kelamin Suami di Muba Serahkan Diri, Motif Kesal Korban Menikah Lagi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com