Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Sidak dan Temukan Tembok SMA Jebol Saat Ditendang, Ganjar Pranowo: Ini Peringatan kepada Seluruh Proyek

Kompas.com - 02/02/2022, 18:53 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

REMBANG, KOMPAS.com - Video Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menendang tembok salah satu SMA di Tawangmangu, Karanganyar, viral di media sosial.

Bahkan, Ganjar Pranowo sempat marah-marah dan dibuat kesal dengan proyek yang diduga dibuat secara asal-asalan.

Usai adanya inspeksi mendadak (sidak) tersebut, para pekerja proyek langsung menindaklanjutinya.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo usai sowan ke kediaman Gus Mus di Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang.

Baca juga: Saat Ganjar Pranowo Wawancarai Penjual Lontong Tuyuhan Rembang di Pinggir Jalan

"Wes beres sudah ditindaklanjuti, kontraktornya bagus langsung merespons," ucap Ganjar, Rabu (2/2/2022).

Politikus PDI-P tersebut juga sudah melakukan pengkajian ulang di internal kerjanya dan memastikan agar proyek pembangunan di dinas lainnya tidak asal-asalan.

Tak hanya itu, usai adanya temuan tersebut, Ganjar memberikan peringatan keras kepada seluruh proyek untuk berhati-hati dalam mengerjakan pekerjaan yang dilakukannya.

"Ini juga peringatan saya kepada seluruh proyek yang ada di seluruh dinas kami, biar disiplin," terang dia.

Baca juga: Pasca-Ganjar Pranowo Marah-marah Tendang Tembok SMAN 1 Tawangmangu, Ini Kata Disdikbud Jateng

Sekadar diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pembangunan SMAN Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (30/1/2022) lalu.

Dalam kejadian tersebut, Ganjar melakukan pengecekan kondisi tembok depan bagian bawah jendela gedung dengan cara ditendang.

Dari uji coba yang dilakukan, dirinya mendapati tembok berlubang diduga kontribusi bangunan yang dikerjakan secara asal-asalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com