Gibran Minta Mobil Listrik Wisata Terus Beroperasi: Saya yang Tanggung Jawab

Kompas.com - 07/01/2022, 17:20 WIB

SOLO, KOMPAS.com- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan operasional mobil listrik wisata tetap berjalan terus, meski sempat mendapatkan kritikan soal keselamatan penumpang.

"Dari Pak Satlantas (Polresta Solo) saja tidak apa-apa kok. Ndak apa-apa," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jumat (7/1/2022).

Gibran justru mempertanyakan soal keluhan dari warga terkait dengan operasional mobil listrik wisata di jalan raya.

Baca juga: Pengamat Transportasi Kritisi soal Operasional Mobil Listrik Wisata di Solo, Singgung Keselamatan Penumpang

Disinggung operasional mobil listrik wisata di jalan umum dapat dikenakan Pasal 277 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UU LLAJ), Gibran mengatakan tetap akan mengutamakan terhadap keselamatan penumpang.

Gibran juga menegaskan akan bertanggung jawab seandainya terjadi sesuatu saat mobil listrik wisata tersebut beroperasi.

"Nanti saya yang bertanggung jawab. Wong ya ora kebut-kebutan tah. Itukan di tempat-tempat wisata muter-muter. Tapi kalau di jalan raya ora terus ngedrift," ungkapnya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2022).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2022).

Sejak dioperasionalkan sebagai kendaraan wisata, banyak warga yang berminat untuk menjajal mobil listrik tersebut.

"Saya lihat hari Minggu sudah lumayan ramai," ucap putra sulung Presiden Jokowi.

Baca juga: Disebut Berpeluang Diusung PDI-P Maju Pilkada DKI, Gibran Tegaskan Fokus di Solo

Mobil listrik wisata dioperasionalkan berdasarkan PM No 45 Tahun 2020 tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik adalah suatu sarana dengan menggunakan penggerak motor listrik yang digunakan untuk mengangkut orang di bawah operasi dan atau lajur tertentu.

Kemudian Surat Keputusan Wali Kota Solo Nomor 55.2/ 96 Tahun 2021 tentang rute yang dilewati oleh mobil listrik wisata.

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menambahkan akan mengevaluasi jalur yang dilalui. Teguh menyampaikan bahwa mobil listrik wisata bukan merupakan mobil yang seperti disyaratkan di Kemenhub.

"Kendaraan listrik itu kan ada batas kecepatan dan sebagainya. Kemudian berjalannya di kawasan tertentu itu ada aturannya semuanya," katanya.

Menurut Teguh jalur yang dilewati mobil listrik wisata akan diperbaiki. Rute perjalanan mobil listrik wisata dibagi tiga kawasan wisata, yakni Beteng Vastenburg - Pasar Gede - Keraton Solo - Kauman.

Baca juga: PTM 100 Persen Jenjang SMP di Solo Bakal Dimulai Pekan Depan, Gibran: Kelas IX Dulu

Titik pemberangkatan mobil listrik wisata tersebut bisa dimulai dari Beteng Vastenburg atau Balai Kota.

Kedua, katanya Kawasan Laweyan - Batik Laweyan - Sondakan - Oleh-oleh Jongke dan ketiga Manahan - Mangkunegaran - Taman Balekambang.

Pihaknya juga mengatakan akan mengurangi jalan protokol dan berencana membuatkan jalur khusus untuk mobil listrik wisata.

"Kita mengurangi jalur-jalur protokol maka kendaraan listrik wisata berangkat pagi belum ada kendaraan lalu lintas yang bergerak. Selama ini berangkatnya dari Dishub. Makanya kita akan buatkan jalur khusus seperti jalur sepeda," ungkap dia.

Baca juga: Soal Bantuan Beras Bergambar Puan Maharani di Solo, Rudy Sebut Bukan dari Mbak Puan, Ini Penjelasannya

Dikatakan Teguh mobil listrik wisata tersebut tidak setiap hari beroperasi. Hanya setiap Sabtu dan Minggu atau hari libur.

"Biar masyarakat juga jelas kecuali ini akan menjadi tambahan masukan di Perwali adalah khusus instansi pemerintah misalnya pejabat kementerian mau rapat di salah satu hotel dan mereka akan menikmati wisata di Solo iti diizinkan. Dikawal dan bisa diluar hari libur termasuk jalurnya tidak jalur khusus, boleh. Nanti akan dimasukkan dalam Perda dan Permenhub," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, pengamat transportasi, Djoko Setijowarno mengkritisi operasional mobil listrik wisata yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah.

Mobil listrik hibah dari Tahir Foundation tersebut resmi dioperasionalkan sebagai mobil wisata dan mengangkut penumpang pada Sabtu (1/1/2022).

"Dengan alasan keselamatan, sebaiknya mobil listrik wisata tidak beroperasi di jalan raya Solo," terang Djoko dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Pelatih Fisik Solo Kopral Bagyo Respons Pernyataan Gubernur Sumut soal Pelatih Olahraga Tak Boleh Berkumis

Menurut Djoko, operasional mobil listrik wisata di jalan raya harus melalui uji tipe terlebih dahulu.

Ini dilakukan supaya mendapatkan Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

"Dengan dasar SRUT dari Ditjenhubdat, maka polisi mengeluarkan STNK dan pelat nomor kendaraan. Nanti pelat nomornya mau warna apa. Warna merah, hitam, kuning itu terserah peruntukannya," kata Djoko.

Menurut dia jika pelat nomor yang dikeluarkan tersebut warnanya kuning maka mobil listrik wisata harus melakukan uji berkala atau kir setiap enam bulan sekali.

Baca juga: Terima 2.900 Paket Beras Bergambar Puan Maharani, Ketua PDI-P Solo: Mbak Puan Tidak Memberi...

Hal ini barkaitan dengan proses klaim Jasa Raharja apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Berbeda jika mobil listrik wisata tersebut dioperasional di lokasi tertutup, seperti di Taman Balekambang, Jurug, dan Balai Kota.

"Jika di jalan umum, pasti berkaitan dengan keselamatan. Penumpang harus dapat jaminan asuransi," terang dosen Teknik Sipil dari Unika Soegijapranata Semarang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Regional
Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Regional
Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Anaknya Kritis

Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Anaknya Kritis

Regional
Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Regional
Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Regional
'Pak RT Tolong, Saya Dipukul Suami,' Teriakan Terakhir Wanita di Riau Sebelum Meninggal di Rumah Ketua RT

"Pak RT Tolong, Saya Dipukul Suami," Teriakan Terakhir Wanita di Riau Sebelum Meninggal di Rumah Ketua RT

Regional
Komplotan Pencuri Solar Cell Lampu Jalan di Kupang Ditangkap, Mabuk Sebelum Beraksi

Komplotan Pencuri Solar Cell Lampu Jalan di Kupang Ditangkap, Mabuk Sebelum Beraksi

Regional
Hendak Pindahkan Sapi, Warga Lembata Temukan Mayat Pria di Pohon Asam

Hendak Pindahkan Sapi, Warga Lembata Temukan Mayat Pria di Pohon Asam

Regional
Jadi Korban Penipuan, Rekening Nasabah Bank BUMN Ludes Tak Bersisa

Jadi Korban Penipuan, Rekening Nasabah Bank BUMN Ludes Tak Bersisa

Regional
Profil Kota Ambon

Profil Kota Ambon

Regional
Tangkap Tersangka Kasus Curanmor, Polisi Temukan Ganja Ditanam Dalam Polybag

Tangkap Tersangka Kasus Curanmor, Polisi Temukan Ganja Ditanam Dalam Polybag

Regional
Dua Remaja di Balikpapan Nyaris Terseret Ombak, Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan

Dua Remaja di Balikpapan Nyaris Terseret Ombak, Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan

Regional
Terpeleset, Tubuh Siswi SMP di Tanjungpinang Ditemukan Tersangkut Kayu di Dasar Sungai Pulai

Terpeleset, Tubuh Siswi SMP di Tanjungpinang Ditemukan Tersangkut Kayu di Dasar Sungai Pulai

Regional
Coba Menyeberang ke Malaysia lewat Pelabuhan Tikus, 10 Calon TKI Ilegal Ditangkap

Coba Menyeberang ke Malaysia lewat Pelabuhan Tikus, 10 Calon TKI Ilegal Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.