Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semarang Gelar Vaksinasi Usia 6-11 Tahun: Sudah Jangan Nangis, Ini Pak Polisi Belikan Es Krim Ya

Kompas.com - 16/12/2021, 17:27 WIB
Riska Farasonalia,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun mulai diselenggarakan di Jawa Tengah.

Di Kota Semarang, Jawa Tengah vaksinasi bagi usia anak itu digelar oleh Polda Jawa Tengah di RS Bhayangkara.

Selain vaksinasi untuk anak, Polda Jawa Tengah juga menyediakan vaksin untuk lansia dan masyarakat umum.

Baca juga: Alasan Sumedang Belum Jadwalkan Vaksinasi Covid-19 Anak 6-11 Tahun

Pantauan Kompas.com, ratusan anak-anak dengan didampingi orangtua tampak memadati lokasi vaksinasi.

Petugas polisi bernama Abu terlihat berusaha menenangkan bocah perempuan berumur tujuh tahun yang menangis usai divaksin.

"Sudah-sudah jangan menangis, enggak papa. Ini Pak polisi belikan es krim ya," ucapnya.

Salah satu orangtua, Koko (36) mengaku sudah menanti pelaksanaan vaksinasi anak sejak sebulan yamg lalu.

Ia pun merasa senang dan lega, anaknya yang berusia enam tahun akhirnya bisa disuntik vaksin.

"Anak saya masih sekolah TK. Mumpung belum terlalu rame. Begitu dapat informasi ini langsung datang ke sini," ungkap warga Palebon ini.

Baca juga: Kota Bandung Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun, Ditargetkan Selesai dalam 3 Bulan

Ia mengaku tak merasa kesulitan meyakinkan sang anak yang bernama Sila ini untuk divaksin. "Anaknya berani dari dulu, dari bayi enggak pernah nangis kalau disuntik," ujarnya.

Sila pun tampak tenang saat vaksinator menyuntikkan vaksin ke lengan sebelah kirinya. "Tadi rasanya cuma sedikit pegel. Dari dulu aku engga nangis kalau disuntik," kata Sila.

Hal yang sama diungkapkan seorang ibu yang mengantarkan anaknya bernama Azam Raya.

"Setelah dapat info dari sekolah di TK Bhayangkari langsung disini. Saya bilang ke anak divaksin ya mas langsung mau anaknya," kata Suci warga Sendangmulyo ini.

Anak berusia enam tahun itu mengaku berani disuntik vaksin. Saat jarum disuntikkan ke lengan kirinya, Azam tampak nyengir. "Tadi engga takut. Rasanya seperti digigit semut," ucapnya.

Baca juga: Kota Bandung Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun, Ditargetkan Selesai dalam 3 Bulan

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya menyiapkan 1.000 dosis vaksin yang diperuntukan untuk anak dan lansia hari ini.

"Hari ini kita pusatkan di satu titik di Bidokkes Jawa Tengah dengan capaian 1.000 dosis vaksin. Terhitung hingga siang ini sudah ada 600 yang kita vaksin. Kita prioritaskan untuk anak-anak dan lansia," ujar Luthfi.

Ia menargetkan pihaknya siap melakukan jemput bola untuk mencapai target vaksinasi anak di Jawa Tengah sebesar 70 persen.

"Hari ini umum semua anak umum masyarakat, anggota juga. Kita akan lakukan jemput bola, mobiling," kata Lutfi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Coba Selundupkan 52 Ekor Anak Buaya Muara ke Thailand, 2 Orang Ditangkap di Batam

Coba Selundupkan 52 Ekor Anak Buaya Muara ke Thailand, 2 Orang Ditangkap di Batam

Regional
Polemik Pelantikan 22 Pejabat di Blora yang Dibatalkan

Polemik Pelantikan 22 Pejabat di Blora yang Dibatalkan

Regional
Partai Nasdem Rekomendasikan Pasangan Acil Odah-Rozanie di Pilkada Kalsel

Partai Nasdem Rekomendasikan Pasangan Acil Odah-Rozanie di Pilkada Kalsel

Regional
Gunung Marapi Kembali Meletus, Dentuman dan Getarannya Buat Warga Terkejut

Gunung Marapi Kembali Meletus, Dentuman dan Getarannya Buat Warga Terkejut

Regional
Sepasang Kekasih di Cimahi Produksi dan Edarkan Uang Palsu, Pernah Buat Pesanan Rp 400 Juta

Sepasang Kekasih di Cimahi Produksi dan Edarkan Uang Palsu, Pernah Buat Pesanan Rp 400 Juta

Regional
Pemkot Tangerang dan UMN Jalin Kerja Sama Terkait City Branding

Pemkot Tangerang dan UMN Jalin Kerja Sama Terkait City Branding

Regional
DPP PAN Resmi Usung Fadia Arafiq-Sukirman di Pilkada Pekalongan

DPP PAN Resmi Usung Fadia Arafiq-Sukirman di Pilkada Pekalongan

Regional
Diduga Korupsi Pembangunan Sekolah Rp 719 juta, Kabid SMA Disdik Sumsel Ditahan

Diduga Korupsi Pembangunan Sekolah Rp 719 juta, Kabid SMA Disdik Sumsel Ditahan

Regional
Mantan Kepala Bulog Waingapu NTT Ditahan, Diduga Korupsi Cadangan Beras Pemerintah

Mantan Kepala Bulog Waingapu NTT Ditahan, Diduga Korupsi Cadangan Beras Pemerintah

Regional
Pria di Alor NTT Serahkan Diri setelah Buron usai Jual HP Curian di Medsos

Pria di Alor NTT Serahkan Diri setelah Buron usai Jual HP Curian di Medsos

Regional
Kembalikan Formulir Bacagub Jateng ke PDI-P, Hendi: Semoga Partai Memberikan Rekomendasi

Kembalikan Formulir Bacagub Jateng ke PDI-P, Hendi: Semoga Partai Memberikan Rekomendasi

Regional
Napi Narkoba Nikah di Lapas Kedungpane Semarang, Beri Mahar Rp 200.000

Napi Narkoba Nikah di Lapas Kedungpane Semarang, Beri Mahar Rp 200.000

Regional
Pemulung di Magelang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kresek di Tong Sampah

Pemulung di Magelang Temukan Mayat Bayi Terbungkus Kresek di Tong Sampah

Regional
Berenang di Kolam Ikan, Balita 2 Tahun Tewas Tenggelam

Berenang di Kolam Ikan, Balita 2 Tahun Tewas Tenggelam

Regional
Tanggalkan Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Daftar Penjaringan Calon Bupati Lewat PDI-P

Tanggalkan Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Daftar Penjaringan Calon Bupati Lewat PDI-P

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com