Perayaan Natal dan Tahun Baru di Bali Tak Dilarang, Ini Aturannya

Kompas.com - 16/12/2021, 17:15 WIB

BALI, KOMPAS.com - Satgas Covid-19 Provinsi Bali memastikan tidak akan melarang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Namun, masyarakat tidak boleh berkerumun.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, keputusan itu sesuai dengan aturan pembatasan yang tertuang dalam Inmendagri Nomor 66 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Seperti arahan pemerintahan pusat yang dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66. Nantinya perayaan Natal dan tahun baru bisa dilaksanakan tetapi dengan pembatasan-pembatasan. Bukan pelarangan ya," kata Indra di Gedung Jayasabha Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Bali Diprediksi Kedatangan 30.000 Wisatawan Domestik Jelang Nataru

Indra menjelaskan, Pemprov Bali akan segera menggelar rapat bersama Forkopimda untuk menentukan lebih detail pembatasan yang akan dilakukan.

Pembatasan itu nantinya akan dilakukan di tempat-tempat umum dan fasilitas publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Jadi hindari kerumunan, terapkan protokol kesehatan. Artinya jangan kumpul banyak-banyak di ruang publik. Karena itu kita lakukan pembatasan," jelasnya.

Baca juga: Langkah Pemprov Bali Antisipasi Varian Omicron, Rumah Sakit Diminta Siaga

Selain itu, pihaknya juga memastikan akan mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi kasus Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia.

Langkah itu akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar Bali terhindar dari varian Omicron.

"Pemerintah Provinsi Bali tentu mengikuti arahan kebijakan dari pemerintah pusat untuk mencegah masuknya varian baru (Omicron) ke Bali," kata Indra.

 

Indra menegaskan, langkah antisipatif untuk mencagah varian Omicron masuk ke Pulau Dewata itu tetap sejalan dengan langkah pengendalian kasus Covid-19 secara keseluruhan.

Saat ini, kasus harian positif Covid-19 di Bali terbilang landai. Jumlah kasus rata-rata berada di angka lima orang.

"Jadi kita mengupayakan agar kasus Covid-19 yang sudah landai saat ini tidak naik lagi. Harus tetap turun. Dua hal itu (kasus Covid-19 yang landai dan varian Omicron) harus dijaga," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buron Sejak 2020, Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair Ditangkap di Jakarta

Buron Sejak 2020, Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung NTT Fair Ditangkap di Jakarta

Regional
Pro Kontra Pencopotan Masker Paspampres, Gibran: Jelas-jelas Mukul, Masih Dibela

Pro Kontra Pencopotan Masker Paspampres, Gibran: Jelas-jelas Mukul, Masih Dibela

Regional
Saat Kemarahan Gibran Tak Terbendung Tahu Paspampres Pukul Seorang Warganya...

Saat Kemarahan Gibran Tak Terbendung Tahu Paspampres Pukul Seorang Warganya...

Regional
Tangkap Pencuri di Kos Mahasiswi, Warga Ikat Pelaku di Tembok, Ini Kata Polisi

Tangkap Pencuri di Kos Mahasiswi, Warga Ikat Pelaku di Tembok, Ini Kata Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mewah Ferdy Sambo di Magelang | Kesedihan Ibu Bripka RR

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mewah Ferdy Sambo di Magelang | Kesedihan Ibu Bripka RR

Regional
Keluarga Bripka RR Akan Surati Jokowi, Ada Apa?

Keluarga Bripka RR Akan Surati Jokowi, Ada Apa?

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 14 Agustus 2022: Cerah Berawan di Pagi Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 14 Agustus 2022: Cerah Berawan di Pagi Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 14 Agustus 2022: Berawan Tebal di Siang Hari

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 14 Agustus 2022: Berawan Tebal di Siang Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 14 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 14 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Pantai Ngebum: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Ngebum: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Sebuah Makam Diduga Milik Pejuang Kemerdekaan Ditemukan di Alun-alun Kota Semarang

Sebuah Makam Diduga Milik Pejuang Kemerdekaan Ditemukan di Alun-alun Kota Semarang

Regional
Rayakan Ulang Tahun Sambil Pesta Miras, Pemuda di Kupang Saling Bacok, 2 Terluka

Rayakan Ulang Tahun Sambil Pesta Miras, Pemuda di Kupang Saling Bacok, 2 Terluka

Regional
Hujan Deras Berjam-jam, Pohon Tumbang di Beberapa Lokasi di Salatiga

Hujan Deras Berjam-jam, Pohon Tumbang di Beberapa Lokasi di Salatiga

Regional
Detik-detik Penangkapan Paman Bunuh Siswa SD di Deli Serdang, Sempat Berpindah-pindah

Detik-detik Penangkapan Paman Bunuh Siswa SD di Deli Serdang, Sempat Berpindah-pindah

Regional
Jemaah Haji Kloter Terakhir Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Besok

Jemaah Haji Kloter Terakhir Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Besok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.